Beberapa tanaman langka yang diperoleh KBA RW 06 Pinang Griya Permai adalah pohon matoa, kepel, ceremai, buni, jamblang, asam kranji, jeruk lemon cina, alkesa, jambu mawar, serta jambu mete.
"Astra membagikan seribu bibit pohon langka kepada Kampung Berseri Astra," terdengar suara Kak Ita yang memandu jalannya acara via Zoom di pagi gerimis itu.
"Satu pohon seribu harapan, dan bibit pohon ini sama dengan bayi tabung, tolong dirawat serta diperhatikan," terdengar kalimat Kak Ita lagi, seiring pencangkulan tanah serta penanaman bibit pohon langka di berbagai lokasi Kampung Berseri Astra yang ditayangkan via Zoom.
Sebagai catatan, KBA atau Kampung Berseri Astra diinisiasi Astra International Tbk., sebagai bagian dari program Kontribusi Sosial Berkelanjutan Astra atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang diimplementasikan kepada masyarakat dalam konsep pengembangan yang mengintegrasikan empat pilar program. Yaitu Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan, dan Kesehatan.
Sedangkan PT Astra International Tbk sendiri memiliki lini bisnis otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan dan energi, agribisnis, teknologi informasi, serta infrastruktur dan logistik.
Pembinaan Remaja Bank Sampah
Sembari menunggu langit berhenti mendiriskan air, di balai atau aula terbuka di samping Posko Satgas Kampung Tangguh Sigacor RW 06 dan kebun sayuran tadi, Prabudi Nawarindra atau biasa disapa Indra yang hari itu mengenakan kaos bertuliskan "Mentor" memberikan beberapa arahan kepada para remaja bank sampah, disaksikan para pengurus Proklim RW 06.
"Mereka ini adalah remaja bank sampah. Bukan berarti remaja rongsokan, ya," jelas Indra mencairkan suasana yang disambut tawa berderai para pengurus Proklim dan anak-anak muda di situ.
Ia menyatakan bahwa kegiatan bank sampah sudah dimulai sejak Mei 2021, tentunya dengan protokol kesehatan karena pandemi COVID-19.
Baca Juga: Resmikan Safety Riding Lab Astra Honda di Malang, Karya Yayasan AHM Ada di 4 Sekolah
Para remaja itu bertugas membagikan kantong warna biru dari Astra kepada warga, agar diisi sampah berupa botol plastik atau kardus yang memiliki nilai ekonomis. Di akhir bulan, mereka akan menjemput kantong itu, dan isinya dijual.
"Uangnya dikumpulkan dan dikelola untuk berbagai kegiatan kaum muda di lingkungan RW 06," jelas Indra.
"Setelah botol plastik dan kardus, nantinya akan kami edukasi soal pengumpulan sampah B3 atau Bahan Beracun dan Berbahaya seperti wadah obat nyamuk dan pembersih lantai. Bungkusnya dikumpulkan dan akan dibeli oleh Dinas Lingkungan Hidup," lanjutnya.
Tahap selanjutnya, para remaja itu akan diedukasi tentang komposter. Yaitu alat pengolahan sampah organik rumah tangga melalui pengomposan, memanfaatkan tong bekas yang dibenamkan ke dalam tanah.
"Akan ada adik-adik yang khusus bertugas mengambil sampah organik, untuk diolah menjadi kompos," kata Indra sembari menambahkan bahwa para remaja RW 06 ini sudah mendapatkan Surat Keputusan atau SK dari Kelurahan Pinang untuk berkegiatan.
"Astra memberikan bantuan berupa beasiswa kepada anak-anak berprestasi. Syaratnya aktif di lingkungan KBA dan pemberian itu adalah bentuk apresiasi," jelas Indra tentang manfaat keikutsertaan anak-anak muda dalam kegiatan Proklim RW 06 Pinang Griya Permai.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Kehidupan Anak di Tapanuli Tengah
-
Duduk Bareng Warga Batang Toru di Malam Tahun Baru, Prabowo Pesan 'Tidak Boleh Merusak Alam'
-
Kado Kemanusiaan dari Bundaran HI: Warga Jakarta Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra
-
Gus Ipul Pastikan BLTS Rp900 Ribu Jangkau Warga Terdampak Bencana di Sumatra
-
Dirayu Menperin soal Insentif Mobil Listrik 2026, Ini Jawaban Purbaya
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
5 Mobil Listrik dengan Aura Jeep Rubicon, SUV Gagah ala Off-Road yang Tangguh
-
Bosan dengan Supra? Ini 5 Motor Bebek yang Mesinnya Bandel dan Penuh Gaya
-
Harga Mepet Agya Baru, Performa Rasa Destinator: Intip Harga Wuling Almaz Bekas dan Pajaknya
-
Daihatsu Bego Ini Mobil Apa? Mesin Bandel Mudah Dirawat, Ini Fakta Uniknya
-
Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
-
Yakin Pilih Veloz Terbaru? Segini Harga Nissan Terra Bekas dan Pajak Tahunannya
-
Mengenal si Retro Mewah Kawasaki Estrella 250: Pajaknya Berapaan? Segini Konsumsi Bensinnya
-
5 Mobil Bekas 2 Baris di Bawah Rp 100 Juta, Pilihan Pas untuk Keluarga Kecil
-
5 Motor Matic yang Kuat di Tanjakan Curam, Tenaga Gak Loyo!
-
26 Merek Mobil Bekas Terbaik 2025 Awet 10 Tahun & Jarang Masuk Bengkel