Suara.com - Mantan bos Nissan Carlos Ghosn melayangkan kritik pembuat mobil itu karena kurangnya visi dan percaya bahwa mereka perlu menggunakan kendaraan listrik (EV) secara menyeluruh.
Dilansir dari Carscoops, Ghosn mengatakan industri akan 100 persen listrik dan Nissan tidak melakukan cukup banyak.
"Kecepatan untuk bergerak akan menentukan siapa yang akan menjadi pemenang," kata Ghosn.
Ia menggunakan contoh Nissan Leaf yang diluncurkan pada tahun 2010 untuk menunjukkan bagaimana Nissan mencoba mempopulerkan EV saat dia bertanggung jawab.
“Ketika saya meluncurkan mobil listrik pasar massal pertama, seperti yang Anda tahu, semua orang menertawakan kami, Anda tahu, kalian tersesat.”
Maju cepat ke 2021 di mana sebagian besar pembuat mobil ternama telah mengumumkan rencana untuk beralih dari mesin pembakaran internal ke kendaraan listrik.
Pada akhir November, Nissan mengatakan sedang mempercepat rencana elektrifikasi dan pada tahun fiskal 2030, bertujuan untuk meluncurkan 23 model elektrifikasi baru, termasuk 15 EV.
Ghosn memperkirakan bahwa 75 persen dari penjualan di Eropa dikuasai model listrik pada tahun 2026.
Ia juga menargetkan 40 persen penjualan EV pada tahun 2030 di AS. Meskipun demikian, Ghosn tidak berpikir rencana merek Jepang berjalan cukup jauh.
Baca Juga: Viral Mobil Polisi Cuek Lewati Korban Tabrak Lari, Netizen: Tugas Mengawal Bukan Menolong
"Mereka benar-benar dalam posisi yang sangat buruk dalam balapan ini," katanya.
“Tidak ada visi. Mereka tidak tahu kemana mereka pergi. Mereka tidak memiliki gambaran tentang transformasi teknologi besar yang sedang terjadi ini.”
Ghosn, yang pernah menjadi bintang di dunia otomotif, ditangkap pada akhir 2018 di Jepang atas tuduhan tidak melaporkan gajinya dan menggunakan dana perusahaan untuk keperluan pribadi.
Di tahun 2019,dia melarikan diri ke Lebanon di mana dia tinggal sampai hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026