Suara.com - Anda pengusaha kuliner dan ingin mendaftarkan usaha untuk masuk dalam layanan GoFood? Anda tak perlu mencari caranya lagi karena di sini Anda akan dapatkan cara daftar Gojek Food dengan praktis, mudah, dan cepat.
Gojek Food jadi salah satu tempat paling efektif untuk memasarkan produk makanan. Praktis, banyak promo menggiurkan, dan cenderung cepat, banyak masyarakat yang menjadikannya andalan. Tak heran jika pengusaha kuliner banyak pula yang memilih bekerjasama dengan layanan ini.
Cara Daftar Gojek Food, Praktis
Pertama yang Anda lakukan adalah unduh aplikasi GoBiz di Playstore.
Kedua, isi beberapa data yang diwajibkan untuk terdaftar dalam aplikasi GoBiz ini.
Ketiga, isikan semua data terkait dengan bisnis Anda. Misalnya nama pemilik, rekening bank, usaha, outlet, layanan, dan sebagainya. Isikan sesuai dengan kenyataan, sehingga mudah untuk dilakukan validasi di waktu mendatang.
Keempat, lakukan verifikasi atas semua data yang sudah diisikan tadi. Proses ini akan berlangsung selambat-lambatnya dua hari kerja. Jika proses verifikasi gagal, maka Anda harus mengulangi proses selambat-lambatnya 14 hari kerja.
Kelima, setelah berhasil, tunggu (paling lambat 14 hari kerja) untuk aktivitas akun GoFood yang dibuat ini. Pastikan semua data lengkap dan benar untuk memudahkan lokasi Anda ditemukan oleh driver Gojek yang bersangkutan.
Keenam, lengkap data outlet yang Anda miliki. Mulai dari profil restoran, jam operasional, daftar menu, serta foto outlet untuk digunakan sebagai bahan pengecekan outlet.
Baca Juga: 8 Warna Baru Scoopy 2022: Cocok Buat Sambut Tahun Baru, Ini Daftar Harganya
Selesai, kini bisnis Anda resmi terdaftar sebagai salah satu bisnis yang ada di layanan Gojek Food. Mudah bukan?
Penggunaan Layanan Online untuk Memesan Makanan
Layanan online memang kini jadi andalan banyak orang unutuk memesan makanan karena dinilai praktis, sederhana, dan ringkas.
Tak heran jika kemudian banyak pula penyedia jasa lain yang menyediakan layanan serupa, seperti GrabFood atau ShopeeFood yang bergerak di bisnis serupa.
Tapi menurut Anda sendiri, mana yang paling menguntungkan untuk pebisnis dan pelanggan? Anda bisa tuliskan di kolom komentar.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026