Suara.com - Berbagai informasi terkait proyek mobil listrik Apple sejauh ini masih ditutup rapat-rapat oleh perusahaan.
Namun sebuah laporan terbaru mengungkapkan bahwa staf Apple baru-baru ini diketahui telah melakukan perjalanan ke Korea Selatan untuk membahas kesepakatan manufaktur baterai dengan serangkaian pemasok lokal.
Apple rupanya menginginkan pemasok Korea Selatan bisa secara khusus mengetahui semua proses pengembangan baterai mobil listrik.
Dengan demikian, seperti dikutip dari Autoevolution, nantinya perusahaan dapat mengembangkan yang dibutuhkan secara mandiri.
Dengan kata lain, Apple menginginkan kontrol penuh atas pembuatan unit baterai yang bakal digunakan pada Apple Car.
Untuk meluluskan strategi bisnis yang diinginkan, perusahaan telah mengajukan proposal untuk salah satu pemasok, karena Apple ingin membeli saham pemasok dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas produksinya.
Raksasa teknologi ini percaya bahwa cara ini adalah salah satu langkah yang efisien untuk memastikan daya produksi yang cukup untuk Apple Car. Sementara di saat yang sama mendapatkan kontrol yang lebih ketat atas proses manufaktur.
Di sisi lain, masih belum diketahui apakah pemasok Korea memutuskan untuk menerima tawaran Apple atau tidak, tetapi pada titik ini, perusahaan iPhone yang berbasis di Cupertino itu lebih agresif dalam upayanya untuk mengamankan kesepakatan pasokan untuk Apple Car.
Baca Juga: BMW Kembangkan Mesin Generasi Baru yang Mampu Tekan Emisi Kendaraan
Berita Terkait
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
I.O.I Dipastikan Comeback Rayakan 10 Tahun Debut, Siap Rilis Album Baru dan Gelar Tur Konser Asia
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Belajar dari Vonis Seumur Hidup Yoon Suk Yeol: Hukum Mengalahkan Kekuasaan
-
Apple Siap Rilis 5 Produk Baru Awal Maret 2026, iPhone 17e dan MacBook Murah Jadi Sorotan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet