Suara.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mendominasi pasar mobil listrik berbasis baterai di Indonesia, dengan menguasai pangsa pasar sebesar 87,3 persen pada 2021 kemarin.
HMID, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (18/1/2022), mengatakan berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, mobil-mobil listrik Hyundai memang mendominasi pasar Tanah Air.
“Hyundai menyambut baik antusiasme dan penerimaan pelanggan kami di Indonesia terhadap komitmen Hyundai dalam membangun mobilitas masa depan Tanah Air," kata President Director PT Hyundai Motors Indonesia, SungJong Ha.
Ada dua mobil listrik Hyundai yang paling mendominas di Indonesia. Pertama adalah Hyundai Kona Electric, yang terjual secara ritel sebanyak 366 unit sepanjang 2021. Yang kedua adalah Hyundai Ioniq Electric, yang laku sebanyak 239 unit pada tahun lalu.
Totalnya Hyundai telah menjual 605 unit mobil listrik berbasis baterai, dari total 693 unit mobil listrik murni yang terjual di Indonesia selama 2021.
Keberhasilan ini melanjutkan dominasi merek asal Korea Selatan tersebut di 2020, yang berhasil menjual 124 unit mobil listrik berbasis baterai dari total 130 transaksi di tahun tersebut.
"Kona Electric dan Ioniq Electric telah mencatatkan sejarah mereka di Indonesia dan akan ada lebih banyak lagi pencapaian di masa mendatang," lanjut SungJong Ha.
Hyundai Kona Electric dan Ioniq Electric diluncurkan bersamaan pada akhir 2020 di Indonesia. Kedua mobil tersebut menandai dimulainya komitmen jangka panjang Hyundai di Indonesia.
Hyundai diketahui telah mengoperasikan pabriknya di Cikarang, Jawa Barat pada 17 Januari kemarin dengan memproduksi SUV kompak Hyundai Creta. Rencananya mobil-mobil listrik Hyundai juga akan diproduksi di fasilitas yang sama.
Baca Juga: Daftar Mobil Paling Diminati Sepanjang 2021, Ada Hyundai Ioniq EV
Berita Terkait
-
Hyundai Ajak Konsumen Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Lewat Program Test Drive
-
Era Baru Otomotif Dunia Pabrikan Mobil asal China Geser Dominasi Pabrikan Jepang
-
Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Pilihan Prabowo yang Selera Otomotif No Kaleng-kaleng
-
Harga Mobil Hyundai Mulai Berapa? Segini Banderolnya di Februari 2026
-
Modal Rp 15 Juta Hyundai IONIQ 5 Bisa Dimiliki Tanpa Beli
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo
-
Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?
-
BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari