Suara.com - Ketika berkendara di jalan, pemobil sebaiknya dalam kondisi sadar dan tidak mabuk. Hal ini guna mencegah agar tidak terjadi kecelakaan di jalan.
Tetapi beberapa kasus masih ditemukan di mana pemobil berkendara dalam keadaan mabuk.
Hal ini pun membuat pihak kepolisian setempat harus menerapkan kebijakan berupa hukuman kepada para pemobil yang berkendara dalam keadaan mabuk.
Pada umumnya, hukuman bisa berupa kurungan serta denda yang dibayar tunai. Namun hal tersebut tak berlaku di sebuah kota di negara Taiwan.
Pihak berwenang di Kota Kaohsiung, Taiwan memiliki cara unik untuk membuat efek jera para pemobil yang membawa kendaraan dalam kondisi mabuk.
Pemobil yang terciduk membawa mobil dalam keadaan mabuk akan dihukum untuk membersihkan kamar mayat sendirian.
Hal ini didasari karena pada bulan lalu terjadi kecelakaan hebat di Kota Kaohsiung dimana menewaskan satu orang keluarga dan tiga lainya mengalami luka-luka.
Alhasil pihak berwenang pun menerapkan kebijakan yang cukup unik.
Terdapat 11 pemobil mabuk pergi ke Kantor Manajemen Pemakaman Kota Kaohsiung untuk menerima hukuman mereka dan menghabiskan berjam-jam membersihkan kamar mayat, unit pendingin, dan krematorium.
Baca Juga: Viral Wanita Berhijab Naik ke Atas Kap Mesin Mobil, Diduga Tengah Labrak Suami Bersama Pelakor
"Saya menyeka pintu lemari es dan menyadari bahwa mungkin ada mayat manusia di dalamnya," kata salah satu orang yang mengemudi dalam keadaan mabuk, dilansir dari Oddity entral.
"Saya tidak pernah dekat dengan kematian, dan itu terasa mengganggu. Saya benar-benar harus berhati-hati saat mengemudi di masa depan, dan saya tidak boleh minum dan mengemudi di jalan," tambahnya.
Sekretaris Urusan Sipil Yan Qingzhi mengatakan bahwa pemerintah kota secara ketat menerapkan langkah-langkah hukuman yang tak pandang bulu.
Pihak berwenang berharap melalui penerapan layanan dan pengalaman tenaga kerja seperti membersihkan rumah duka, penduduk setempat akan waspada terhadap diri mereka sendiri, menghormati kehidupan orang lain, menghentikan mengemudi dalam keadaan mabuk, serta meningkatkan keselamatan di jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China
-
4 Pilihan Motor Listrik Honda Mei 2026, Jawab Masalah Harga BBM yang Makin Meroket
-
Imut tapi Gesit: City Car Irit BBM Rakitan Korea Kini Cuma 50 Jutaan, Pas Buat Emak-emak
-
Servis Mobil Pakai Oli TOP 1 Kini Bisa Dapat Poin GarudaMiles Gratis
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi