Suara.com - Salah satu jenis modifikasi motor yang cukup digemari dan populer adalah porting polish. Tren ini populer sebab modifikasi yang dilakukan tidak terlalu banyak dan repot, sehingga cenderung dapat dikatakan praktis untuk Anda yang ingin mendapatkan performa lebih baik dari motor. Tapi apa itu porting polish?
Di artikel singkat ini Anda bisa melihat apa itu porting polish dan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan. Berikut selengkapnya.
Apa Itu Porting Polish?
Porting polish merupakan cara sederhana yang dilakukan pada bagian mesin motor, dengan tujuan menghaluskan jalur masuk dan keluar bahan bakar ke mesin motor. Jadi nantinya bahan bakar yang masuk serta udara yang diperlukan untuk pembakaran bisa memiliki sirkulasi lebih lancar, sehingga pembakaran berjalan optimal dan menghasilkan daya dorong yang lebih baik.
Tapi apakah artinya ketika mesin motor diproduksi, jalan keluar-masuk BBM ini kasar?
Sebenarnya tidak kemudian berarti kasar. Namun bagian ini masih bisa ditingkatkan lagi dengan menghaluskannya. Modifikasi porting polish ini juga sebenarnya masuk pada modifikasi sederhana yang bisa dilakukan dengan cukup mudah dan cepat.
Nantinya blok mesin akan dibuka, kemudian jalur bahan bakar di haluskan (klep in dan klep out-nya). Meski begitu, prosesnya harus presisi dan tidak boleh terlalu halus karena justru bisa membuat mesin tidak optimal fungsinya.
Metode Porting Polish
Setidaknya ada dua metode yang bisa digunakan dalam proses menghaluskan jalur BBM ini. Pertama menggunakan mesin CNC, dan yang kedua dengan mata bor manual.
Baca Juga: Biar Makin Paham, Ini Perbedaan Stroke Up dan Bore Up
Penggunaan mesin CNC dapat memberikan hasil lebih presisi karena ukurannya jelas dan terkontrol. Namun jika ingin maksimal, Anda bisa menggunakan cara manual, asalkan mekanik yang melaksanakan tugas ini benar-benar berpengalaman.
Apa Keuntungannya?
Setelah melakukan porting polish ini, Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan. Misalnya seperti mesin lebih responsif, kemudian harga modifikasi relatif murah, serta tenaga yang dihasilkan lebih besar.
Namun ada konsekuensi yang harus ditanggung. Setidaknya Anda harus selalu menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi. Kemudian proses ini juga mungkin saja bisa menghilangkan garansi kendaraan, dan membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.
Itu tadi sedikit pengertian apa itu porting polish yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat, dan selamat beraktivitas kembali!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif