Suara.com - Pemerintah secara resmi telah memperpanjang insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah atau PPnBM DTP untuk kendaraan bermotor, namun para agen pemegang merek masih enggan mengumumkan harga mobil baru yang berubah akibat insentif pajak tersebut.
Para Agen Pemegang Merek (APM) masih menunggu daftar resmi kendaraan yang mendapat insentif PPnBM dari pemerintah. Sehingga, harga-harga yang ada dalam laman resmi APM masih tetap alias belum berubah.
"Saat ini detailnya masih kami siapkan ya, sama manufacturing juga, dan telah di daftarkan ke pemerintah," ungkap Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandy, Rabu (9/2/20220.
Meski begitu, Anton menjelaskan bahwa pihaknya memang masih menunggu kepastian dari pemerintah untuk kendaraan yang memiliki kapasitas mesin 1.500 cc dengan harga kisaran Rp250 juta.
"Mungkin Raize dan Avanza akan masuk daftar, walau tidak semua grade dan untuk harga LCGC itu sudah menggunakan harga 0 persen ya saat ini," kata dia.
"Nanti kami kabari kalau sudah ada keputusan terutama dari pemerintah ya soal tipenya," tambah dia.
Senada dengan pihak Toyota, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy juga masih menunggu kepastian model apa saja yang akan masuk dalam daftar kendaraan yang mendapatkan insentif PPnBM DTP.
"Kami sedang menunggu daftar resmi yang akan dikeluarkan pemerintah terkait mengenai Mobil yang masuk dalam program PPnBM relaksasi ini," jelas dia.
Dengan begitu, daftar harga yang tercantum pada situs resmi milik Honda masih menggunakan harga yang belum mendapat kebijakan PPnBM DTP 2022.
Baca Juga: Pembelian Mobil Baru LCGC dan Kapasitas 1.500cc Dapat Insentif PPnBM DTP, Ini Tarifnya
"Untuk model dan type yang nanti akan mendapatkan relaksasi pasti mengalami penyesuaian harga. Semua harga baru akan kami release setelah daftar atau list kendaraan sudah keluar dari kementerian terkait," tegas dia. Dia juga menghimbau kepada konsumen Honda yang sudah melakukan transaksi pada Januari agar bisa menghubungi diler tempat mereka bertransaksi untuk pengembalian uang lebih dari perjanjian awal.
"Dan bagi konsumen yang sudah melakukan pembayaran dari awal Januari, bisa datang ke dilernya untuk melakukan refund setelah melihat daftar resmi mobil apa yang masuk dalam relaksasi ini," ucap Yusak Billy sebagai informasi kepada pelanggan setianya.
Meski begitu, keduanya mengapresiasi langkah pemerintah yang masih mau memperpanjang insentif PPnBM DTP yang membawa dampak positif terhadap industri otomotif untuk membangkitkan perekonomian Indonesia setelah terpuruk akibat COVID-19.
PPnBM DTP untuk kendaraan LCGC akan diberikan pada kuartal pertama, kedua dan juga ketiga di tahun ini. Pemerintah memberikan potongan PPnBM sebesar 100 persen, 66,66 persen dan 33,33 persen sehingga PPnBM yang dibayar di kuartal pertama hanya sebesar 0 persen, kuartal kedua 1 persen dan kuartal ketiga 2 persen.
Segmen kedua adalah kendaraan dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc dengan harga Rp200 juta – 250 juta yang diberikan diskon PPnBM sebesar 50 persen pada kuartal pertama sehingga konsumen membayar tarif PPnBM hanya sebesar 7,5 persen. [Antara]
Berita Terkait
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
5 Mobil Hatchback Rekomendasi Pakar, Mulai 70 Jutaan Lengkap dengan Plus Minusnya
-
Dolar AS Makin Perkasa Auto2000 Beri Kode Harga Mobil Toyota Bakal Naik
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?
-
Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk
-
Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar