Suara.com - Berdasarkan laporan keuangan PT Astra International Tbk, laba bersih yang distribusikan sektor otomotif pada 2021 mencapai Rp 7,295 triliun, atau meningkat 170 persen.
Kinerja bisnis otomotif meningkat secara signifikan, dengan penjualan mobil naik 81 persen dan penjualan sepeda motor naik 36 persen, demikian dipaparkan dalam rilis resmi PT Astra International Tbk sebagaimana diterima Suara.com.
"Grup mencatatkan kinerja yang baik pada 2021, terutama didorong peningkatan penjualan di divisi otomotif, yang didukung insentif pajak barang mewah sementara dari Pemerintah," papar Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan Grup Astra atas ketangguhan dan kontribusi yang telah didedikasikan sepanjang tahun penuh tantangan ini," lanjutnya.
Laba bersih divisi otomotif Grup yang meningkat 170 persen menjadi Rp 7,3 triliun, terutama disebabkan karena pemulihan dari dampak pandemi COVID-19 secara signifikan dan langkah-langkah penanggulangan terhadap kinerja divisi ini di kuartal kedua tahun lalu. Ditambah peningkatan volume penjualan pada 2021, terutama segmen kendaraan roda empat yang didukung insentif sementara pajak penjualan barang mewah atau PPnBM DTP.
Meskipun menunjukkan pemulihan yang signifikan pada 2021, volume penjualan masih di bawah volume penjualan sebelum pandemi COVID-19, di mana laba bersih 2021 adalah
13 persen lebih rendah dibandingkan 2019.
Berikut catatan selengkapnya:
- Penjualan mobil Nasional meningkat 67 persen menjadi 887.000 unit pada 2021 berdasarkan sumber Gaikindo. Penjualan mobil Astra pada periode yang sama meningkat 81 persen menjadi 489.000 unit, dengan pangsa pasar yang meningkat menjadi 55 persen dari 51 persen pada 2020 dan 52 persen pada 2019.
- Sebanyak 17 model baru mobil dan 20 model revamped telah diluncurkan pada 2021.
- Penjualan sepeda motor secara Nasional meningkat 38 persen menjadi 5,1 juta unit pada 2021 berdasarkan sumber Kementerian Perindustrian).
- Penjualan sepeda motor Honda Astra meningkat 36 persen menjadi 3,9 juta unit, dengan sedikit penurunan pangsa pasar.
- Sebanyak lima model baru motor dan 16 model revamped telah diluncurkan pada 2021.
- Bisnis komponen otomotif yang 80 persen sahamnya dimiliki oleh PT Astra Otoparts Tbk (AOP), mencatatkan peningkatan laba bersih dari Rp 2 miliar pada 2020
menjadi Rp 611 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari segmen pabrikan, pasar suku cadang pengganti dan ekspor.
Berita Terkait
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh
-
Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil
-
Dua Komisaris dan Satu Direksi Astra International (ASII) Tiba-tiba Mundur
-
Astra Kuasai 56 Persen Pasar Otomotif Nasional, Catatkan Penjualan 482.964 Unit pada 2024
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam
-
Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
-
Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?
-
Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu
-
7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km
-
Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
-
Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...