Suara.com - Ambulans dan iring-iringan kendaraan VIP pemerintahan termasuk dalam daftar prioritas. Yaitu mendapatkan hak dikecualikan dalam aturan lalu lintas karena memiliki tingkat urgensi tinggi.
Beberapa saat lalu, muncul video viral yang menayangkan apa jadinya bila dua pengguna jalan penyandang akses prioritas bertemu di satu ruas.
Video viral ambulans bertemu iring-iringan mobil VIP ini hampir terlibat kecelakaan di Johor Baru, Malaysia.
Menurut laporan The Star, keputusan dua petugas polisi lalu lintas untuk menghentikan ambulans dalam kejadian yang berlangsung Sabtu lalu (5/3/2022) bertujuan menghindari tabrakan dengan konvoi yang lewat.
Asst Comm OCPD Utara Johor Baru, Rupiah Abdul Wahid mengatakan bahwa petugas polisi sedang bertugas mengatur lalu lintas sehubungan dengan adanya kegiatan Jelajah Aspirasi Keluarga Malaysia di Angsana Mall Johor Baru pada saat video direkam.
"Ambulans itu datang dari Jalan Danga Bay menuju Skudai," katanya dalam sebuah pernyataan.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pada saat video, konvoi sudah melewati pertigaan untuk menuju ke tempat acara.
Jika ambulans dibiarkan berjalan, tabrakan akan terjadi dengan kendaraan dalam konvoi.
"Kedua polisi mengizinkan ambulans untuk pergi setelah konvoi meninggalkan daerah itu," katanya.
Baca Juga: Awas! Pengawalan Liar Mobil Ambulans Tidak Diperbolehkan di Daerah Ini
ACP Rupiah menambahkan bahwa kasus sekarang diselidiki berdasarkan Bagian 233 dari Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia 1998 dan Bagian 505 (b) dari KUHP.
Lebih lanjut dia meminta pengguna media sosial untuk menahan diri agar tidak memposting komentar dan informasi yang menyesatkan untuk menghindari kegaduhan publik.
Berita Terkait
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?
-
Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi