Suara.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) menjadi salah agen pemegang merek (APM) yang cukup aktif memasarkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Namun sejauh ini produk yang dipasarkan masih didatangkan secara utuh ke Indonesia.
Kapankah Toyota memasarkan produk ramah lingkungan rakitan dalam negeri?
Director Marketing PT TAM, Anton Jimmi Suwandy menyatakan Toyota hybrid memang sudah ada. Tapi untuk lokalnya baru start tahun ini.
"PHEV kalaupun untuk fleet kami sudah ada melalui Prius. BEV on going, kami masih studi. Tadi kami sudah ngobrol sama teman-teman. Semua tengah studi dan kami juga request, consider untuk introduce di Indonesia," ujar Anton Jimmi Suwandy, di sela Jakarta Auto Week atau JAW 2022, JCC Senayan, Rabu (16/3/2022).
Ditanyai produk ramah lingkungan apa yang akan dirakit secara lokal, Anton pun masih belum memberikan informasi lebih lanjut.
"Nantilah. Intinya begini, sekarang kebanyakan CBU. Masih banyak kebutuhan yang belum bisa dipenuhi dengan CBU. Harapannya dengan CKD, selain dari masalah competitiveness, mudah-mudahan produknya lebih cocok untuk Indonesia," kata Anton.
Seperti diketahui, kabar Toyota Indonesia tengah menyiapkan produk hybrid lewat pengerjaan perakitan lokal belakangan semakin santer terdengar.
Meski belum ada konfirmasi terkait produk yang akan diluncurkan, namun informasi yang beredar semakin mengerucut pada Toyota Kijang Innova hybrid.
Baca Juga: Royal Enfield Perkenalkan Motor Baru Bergaya Scrambler
Kapankah produk ini akan diluncurkan?
Menurut sumber anonim Suara.com, peluncuran Kijang hybrid akan dilakukan akhir 2022.
"Kami terima konfirmasi 560B (Kijang hybrid) meluncur akhir tahun ini," ujar sumber anonim ini.
Berita Terkait
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
-
Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
-
7 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Test Drive Mobil Baru
-
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
-
Pesona Motor Cruiser Seganteng Honda Rebel, Penantang Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175
-
4 Sepeda Listrik Desain Stylish Budget Rp5 Jutaan, Bebas Antar Jemput Anak Sekolah Tanpa BBM!
-
Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"
-
9 Mobil Keluarga di Bawah Rp100 Juta yang Irit dan Murah Perawatan
-
Adu Kreatif Honda Modif Contest 2026 Sambangi Sembilan Kota Besar di Indonesia
-
Changan Indonesia Akui Kendala Suplai dan Harga Hambat Laju Penjualan Changan Lumin
-
Mobil Listrik Mirip Honda Prelude Ini Harganya Selisih Jauh, Kok Bisa?