Suara.com - Mitsubishi dikabarkan telah sepakat untuk menjual pabriknya di Jepang kepada perusahaan kertas Daio Paper dengan harga sekitar 34 juta dolar Amerika Serikat (AS).
Dengan dijualnya pabrik ini, belum diketahui bagaimana nasib Sport Utility Vehicle (SUV) Mitsubishi Pajero nantinya.
Nikkei Asia melaporkan bahwa kesepakatan tadi akan diumumkan pada minggu ini dan akan mentransfer tanah beserta seluruh fasilitas yang ada kepada Daio Paper pada akhir Maret 2023.
Sebelumnya perusahaan otomotif berlogo tiga berlian ini telah menutup pabrik mereka pada 2020 dan menjadi pabrik Jepang pertama yang ditutup sejak 2001.
Pabrik Mitsubishi mampu menghasilkan 170.000 unit kendaraan per tahun. Sayangnya penjualan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2019, pabrik Mitsubishi tercatat hanya mampu memproduksi 63.000 unit kendaraan.
Secara keseluruhan, produksi Mitsubishi memang sedang mengalami penurunan. Pada 2021, pembuat mobil hanya memproduksi 400.000 unit kendaraan di Jepang, yang sekitar 30 persen lebih sedikit daripada sebelum pandemi COVID-19.
Menjual pabrik menjadi strategi dari Mitsubishi untuk memangkas biaya operasional. Dengan cara itulah perusahaan akan mengurangi biaya operasional kantor dan menawarkan sebanyak 650 pekerja untuk pensiun dini.
Laporan menunjukkan bahwa hampir sepertiga dari karyawan akan dipindahkan ke posisi lain dalam perusahaan. Sepertiga lainnya telah mengambil pekerjaan di perusahaan lain, dan lebih dari 250 pegawai telah menerima tawaran pensiun dini.
Sebagai informasi, Daio Paper sendiri adalah produsen tisu wajah dan toilet terbesar di Jepang dan memiliki kapasitas produksi lebih dari 40.000 ton per bulan pada 2021.
Baca Juga: Perkenalkan Konsep Branding Baru, Mitsubishi Siapkan Produk Edisi Khusus?
Berita Terkait
-
Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan
-
Mitsubishi Mirage vs Honda Brio vs Nissan March, Mana Transmisi Matic yang Paling Awet?
-
Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
-
Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir
-
Misi Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Jelang Debut Moto3 Junior di Spanyol
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV
-
Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen
-
Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa
-
Strategi Toyota Perkuat Posisi di Pasar Otomotif dengan Suku Cadang Murah T-OPT