Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) telah menghadirkan jajaran produk dengan standar emisi Euro4 untuk pasar Indonesia.
Dengan standar emisi baru yang digunakan, apakah terdapat perawatan khusus dan tambahan biaya soal perawatan.
Menanggapi hal ini, Deputy Group Head of Field Marketing Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya mengatakan, persiapan dari KTB dan jaringan dealer adalah melengkapi fasilitas dengan peralatan yang dibutuhkan oleh kendaraan Euro4, seperti special tools.
"Terakit perawatan konsumen tidak perlu khawatir. Karena sebagian besar komponen dibawa dari komponen model sebelumnya. Jadi ketersediaan suku cadangnya 80 persen komponen dibawa dari Euro2," ujar Aji Jaya, di Tangerang Selatan, Jumat (25/3/2022).
Sebelumnya, KTB resmi meluncurkan jajaran produk terbarunya, 15 varian Canter dan 14 varian Fighter X.
Canter merupakan nama baru bagi kendaraan niaga legendaris, Colt Diesel. Sedangkan Fighter berubah nama menjadi Fighter X dengan warna kabin baru.
Fuso mengklaim, kedua kendaraan ini telah ditingkatkan di sisi teknis menjadi lebih kuat.
Hadir dengan standar Euro4, mesin 4V21 untuk Canter dan mesin 6M60 untuk Fighter X dengan teknologi Common Rail dapat menghasilkan tenaga mesin yang maksimal, torsi lebih tinggi di range rpm (putaran mesin) yang lebih panjang sehingga performanya lebih optimal.
Selain itu, teknologi Exhaust Gas Recirculation, Positive Crankcase Ventilation, dan Diesel Oxidation Catalyst Muffler mampu menurunkan kadar emisi NOx (Nitrogen Oxide) sehingga emisi gas buang kendaraan lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: UD Trucks Luncurkan Keluarga Quester Terbaru dengan Spesifikasi Euro5
Berita Terkait
-
Tampil di GIIAS 2021, PT KTB Kedepankan Digitalisasi Saat Pandemi
-
Aturan Uji Emisi di Jakarta Akan Rugikan Pasar Mobil Bekas
-
Dukung Pemerintah Atasi COVID-19, Mitsubishi Automotive Group Serahkan Donasi
-
Penerapan Standar Euro 4 Akan Dorong Ekspor Mobil
-
4 Faktor yang Pengaruhi Penundaan Standar Emisi Euro 4 untuk Mobil Diesel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia