Suara.com - Rolls-Royce Black Badge Ghost telah melakukan debut Singapura. Bisa jadi dalam perkembangannya akan hadir pula di Tanah Air.
Saat Suara.com hadir dalam launching produknya secara virtual beberapa saat lalu, diteruskan kehadiran Rolls-Royce New Ghost di Indonesia, disebutkan bahwa konsentrasi penyuka produk Black Badge di kawasan Asia Pasifik termasuk salah satu yang tertinggi di dunia.
Karena itu, Rolls-Royce Black Badge Ghost tampil di negeri kita setelah hadir di Singapura. Merunut catatan adalah kuartal pertama 2022.
"Black Badge mewakili evolusi alami untuk merek yang ditentukan oleh budaya kolaborasi dengan kliennya. Produk ini mewakili respons otentik dan percaya diri terhadap keinginan sekelompok klien baru yang dengan bangga mempraktikkan ekspresi diri secara berani," ungkap Torsten Müller-Ötvös, Chief Executive Officer (CEO) Rolls-Royce Motor Cars sebagaimana dikutip Suara.com.
Berbincang tentang Rolls-Royce Black Badge Ghost, cat hitam yang dibubuhkan mencapai 45 kg. Dilakukan secara handmade oleh tim beranggota empat orang, lantas dipoles manual sekira lima jam.
Hasilnya adalah warna gelap indah alami yang menyatu bodi, semulus tampilan permukaan grand piano.
Koleksi The Black Badge sendiri, selain mengambil basis Rolls-Royce Ghost (2016) juga Rolls-Royce Wraith (2016), Rolls-Royce Dawn (2017) serta Rolls-Royce Cullinan (2019).
Sementara untuk pelek, hadir Bespoke diameter 21 inci dan house style Black Badge. Laras roda berbahan 22 lapisan serat karbon diletakkan pada tiga sumbu, kemudian dilipat kembali di tepi luar pelek, membentuk total 44 lapisan serat karbon untuk kekuatan lebih besar. Hub aluminium ditempa 3D diikat pada rem menggunakan titanium seperti dikenal dalam produk-produk penerbangan.
Rangka dibuat sangat rigid, menggunakan material aluminium pesawat luar angkasa. Di bagian kaki dipasang suspensi pegas udara yang mengurangi gejala body-roll saaat menikung. Disebut sebagai suspensi planar pertama di dunia.
Jadi, mari nantikan bersama, kedatangan Rolls-Royce Black Badge Ghost di negeri kita.
Berita Terkait
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet
-
Rapor Merah Keselamatan Chery Tiggo 7 Pro Usai Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP
-
Hankook Tire Indonesia Bidik Dominasi Pasar Ban Kendaraan Listrik dan SUV di Tahun 2026