Suara.com - Di sektor roda dua, dikenal dua sistem rem selaras konstruksi kendaraan, yaitu tipe rem hidraulik (rem cakram), serta rem mekanis (rem tromol).
Disebut kedua operasionalnya menggunakan sistem mekanis yang mengandalkan sling atau kawat rem, lantas dihubungkan ke handle rem.
"Mengingat pentingnya keberadaan rem pada sepeda motor, termsauk tipe rem tromol, pengguna mesti memperhatikan perawatannya," imbau Muslian, Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu) dalam rilis resmi Yamaha Indonesia, sebagaimana diterima Suara.com.
Disebutkannya bahwa kondisi rem tromol yang bagus dan terawat sangat membantu pengguna motor di sektor keselamatan berkendara. Sehingga aktivitas bisa lancar, tanpa terjadi gangguan di perjalanan yang membahayakan pengguna sepeda motor sendiri, maupun pemakai jalan lainnya.
Berikut adalah tips perawatan rem tromol sepeda motor dari PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu), sebagai bagian dari tip merawat motor:
Membersihkan rem tromol
Hal pertama dalam perawatan rem tromol adalah memahami cara membersihkannya. Untuk penerapannya sendiri agak rumit. Sehingga, disarankan untuk meminta bantuan kepada mekanik supaya bisa menerapkan pembersihan rem tromol.
Pasalnya, harus membuka as roda dan beberapa baut yang saling terhubung di bagian tutup tromol.
Bila sudah terbuka akan tampak kampas rem dan tromol yang berdebu yang pekat, lengket dan menempel. Cukup dibersihkan pakai kuas dan air sabun agar debu yang menempel hilang.
Bila perlu, bersihkan juga kampas rem menggunakan sikat kawat atau amplas kasar. Tujuannya agar permukaan menjadi kasar yang bisa memicu jepitan kampas rem ke tromol menjadi lebih pakem.
Cek sistem rem tromol
Selalu memeriksa mekanisme kerja handle rem, kabel dan tuas rem. Jika kondisi gerak bebas handle rem terlalu jauh atau di luar spesifikasi saat pengereman, segera lakukan penyetelan dengan memutar mur pada tuas rem di tromol.
Menjaga dan cek rutin kondisi performa bearing roda
Selain itu, cara merawat rem tromol agar tetap awet dan pakem adalah melakukan perawatan bearing roda. Pasalnya, bearing roda yang sudah tidak pas akan memicu kampas rem tromol kurang rata.
Upayakan selalu melakukan pengecekan bearing roda secara berkala. Saat sedang membongkar roda belakang, bila perlu berikan grease/minyak gemuk pada bearing roda agar putaran roda menjadi lancar.
Segera bersihkan dan bilas dengan air saat terkena hujan
Ketika musim hujan, umumnya air hujan yang bercampur kotoran, termasuk pasir dan debu akan turut masuk di sela-sela as roda. Kondisi ini akan berpengaruh pada kualitas pengereman.
Jika kondisi ini dibiarkan maka akan merusak atau mengurangi kepakeman rem atau membuat rem menimbulkan suara berderit saat rem digunakan.
Jadi, setelah sepeda motor dibawa dalam kondisi hujan, termasuk melewati rute becek sebaiknya harus segera dibersihkan dengan cara membilas bagian tromol rem dengan air bersih. Sehingga kotoran yang terbawa saat hujan akan hilang. Cara ini membuat kondisi rem tromol lebih terawat.
Perlu dipahami bahwa membersihkan dan memeriksa sistem mekanis rem bertujuan untuk menghindari rem tromol macet atau rem tidak terbebas saat handle rem sudah diturunkan. Juga menghindari kondisi roda tidak berputar padahal handle rem sudah diturunkan.
Selalu cek kampas rem
Selanjutnya, lakukan pemeriksaan pada ukuran ketebalan kampas rem dengan melihat tanda indikator keausan rem "" (segitiga) pada tangkai rem di tutup tromol.
Jika memang ketebalan kampas rem sudah di luar ketentuan atau sudah mulai menipis, kampas rem harus diganti. Saat menggantinya harus menggunakan satu set sepatu rem secara lengkap. Disarankan melakukan servis ini di bengkel resmi sehingga bisa ditangani langsung oleh mekanik.
Berita Terkait
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
Helm Shark Perkenalkan Visor Canggih yang Bisa Berubah Warna dalam Satu Detik
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV