Suara.com - Bagi warga Jakarta, pemberlakuan ganjil genap sudah bukan hal baru. Aturan ganjil genap untuk kendaraan ini diberlakukan guna meminimalisir kemacetan atau kerumunan. Bagi pengendara yang tidak mematuhi aturan ini, maka akan dikenai denda tilang. Adapun denda tilang ganjil genap yakni sebagai berikut.
Bagi warga Jakarta atau pengendara yang sudah terbiasa melewati jalanan Jakarta, mungkin sudah terbiasa dengan aturan ganjil genap ini. Namun, jika Anda baru berkunjung ke Jakarta dan membawa kendaraan pribadi maka wajib mengetahui tentang aturan lalu lintas yang satu ini agar tidak terkena denda dan perjalanan Anda pun tak terhambat.
Penerapan ganjil genap di Jakarta diberlakukan semenjak PPKM Level 3 dan berlaku di tiga ruas jalan yaitu Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH. Thamrin, dan Jalan HR. Rasuna Said. Aturan ini berlaku mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB.
Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, penerapan ganjil genap ini sudah diberlakukan sanksi bagi pelanggarnya. Kira-kira apa sih sanksi bagi pelanggar aturan ganjil genap ini dan bagaimana mekanisme pembayaran dendanya.
Untuk mengetahui denda tilang ganjil genap, mari simak ulasan berikut ini yang dihimpun dari sejumlah sumber.
Berikut Denda Tilang Ganjil Genap
Menurut Sambodo denda tilang ganjil genap ini terdiri dari dua jenis yaitu tilang dan denda administratif. Adapun denda bagi pelanggar aturan lalu lintas ganjil genap akan dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 287 UU Lalu Lintas. Jika merujuk pada aturan tersebut maka pelanggar ganjil genap akan dikenakan denda sebesar Rp500 ribu.
Saat ini terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk membayar denda tilang ganjil genap yaitu pembayaran langsung di lokasi penilangan dan melalui mekanis pengadilan.
Jika Anda memilih cara pembayaran yang pertama maka akan memanfaatkan sistem tilang elektronik alias e-Tilang Polri. Anda harus mendaftarakan nomor telepon di aplikasi e-Tilang Polri. Selanjutnya Anda akan mendapat SMS berisi nomor tilang atau Briva.
Baca Juga: Beda Spooring dan Balancing: Lengkap dengan Ciri-Ciri Mobil yang Harus Diperbaiki, Simak di Sini
Selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran denda melalui teller bank, ATM, atau internet banking (e-Banking). Apabila pembayaran berhasil dilakukan maka data tilang pelanggar yang terdaftar di aplikasi e-Tilang Polri akan berubah warna menjadi hijau.
Langkah kedua yaitu melalui mekanis pengadilan maka Anda harus mengikuti proses pengadilan selanjutnya Anda akan dibertahu besaran denda yang harus dibayar.
Demikian ulasan perihal denda tilang ganjil genap yang harus Anda ketahui jika sedang berkendara di Jakarta. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit