Suara.com - Tilang elektronik akhir-akhir ini memang menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan publik. Beberapa pemotor mulai waswas ketika berkendara di jalan.
Cara kerja tilang elektronik ini yakni dengan mengidentifikasi pelat nomor kendaraan pemotor. Pihak kepolisian akan mencari data pelanggar melalui pelat nomor tersebut.
Tetapi terkadang ada juga pemotor yang justru punya cara unik untuk mengelabui tilang elektronik. Seperti halnya yang terjadi di negara tetangga, India yang satu ini.
Dilansir dari Cartoq, seorang pemotor punya cara unik untuk agar terhindar dari tilang elektronik. Pemotor yang menunggangi Yamaha MT-15 ini melakukan modifikasi pelat nomor dengan tulisan "Loading".
Jadi, jika dilihat dari kamera tilang elektronik, identitas kendaraan tidak bisa diidentifikasi. Polisi India pun langsung bergerak untuk menangkap pemotor Yamaha MT-15 tersebut yang memodifikasi pelat nomor. Polisi pun berhasil menangkapnya di daerah Kanhangad, distrik Kasargod, Kerala India.
Menurut sebuah laporan online, pemotor yang bernama J.P Jaabir (21) itu dihentikan oleh polisi selama pemeriksaan rutin mereka di area Naya Bazaar.
Ini bukan pertama kalinya, insiden seperti itu menjadi perhatian pihak berwenang. Polisi menyebutkan bahwa ada beberapa pemotor kota Kasargod yang mengendarai kendaraan dengan pelat ilegal di atasnya.
Sebagian besar pengendara melakukan ini untuk menghindari denda dan tertangkap kamera saat mengendarai dengan gegabah di jalanan. Jika terjadi kecelakaan, polisi juga tidak dapat melacak kendaraan atau orang tersebut.
Mereka telah mencoba menghentikan motor tersebut beberapa kali tetapi, kebanyakan dari mereka melarikan diri atau tidak berhenti. Beberapa dari mereka dengan plat nomor bahkan mengubah nomor sehingga polisi tidak dapat melacak pemiliknya.
Baca Juga: Viral Pemotor Saling Adu Jotos Bak di Atas Ring Tinju, Publik: Live Action Street Fighter
Polisi Hosdurg telah menyebutkan bahwa mereka telah melihat hampir 10 sepeda motor yang melintas di jalan Kanhangad akhir-akhir ini.
Jaabir dan sepeda motornya yang merupakan Yamaha MT-15 diamankan. Setelah memeriksa STNK, polisi mengetahui bahwa pemilik resmi sepeda motor tersebut adalah ibunda Jaabir.
Jaabir ditangkap dan kemudian motor diamankan. Namun motor tersebut tidak dilepaskan . Berbicara kepada media, K.P. Satheesh, Sub-Inspektur Polisi, Hosdurg mengatakan bahwa mereka telah meminta Departemen Kendaraan Bermotor untuk menangguhkan lisensi pengendara untuk pelanggaran tersebut
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi