Suara.com - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk, yang dikenal dengan kode emiten BIPI, merupakan salah satu pilar utama dalam industri energi di Indonesia.
Fokus bisnis perusahaan ini terletak pada penyediaan infrastruktur energi terintegrasi.
Rekam Jejak: Transformasi dari Migas ke Batu Bara
Perjalanan BIPI dimulai pada tahun 2007 dengan identitas awal sebagai PT Macau Oil Engineering and Technology.
Pada masa awal berdirinya, perusahaan ini aktif dalam sektor produksi minyak dan gas bumi, termasuk menjalin kemitraan strategis dengan PT Pertamina EP untuk mengelola lapangan Bangkudulis di Kalimantan Timur.
Namun, seiring dengan dinamika pasar energi global, perseroan melakukan reposisi bisnis secara besar-besaran. Hingga akhir tahun 2025, BIPI telah memantapkan posisinya untuk berfokus sepenuhnya pada komoditas batu bara.
Saat ini, emiten ini membawahi empat anak perusahaan yang mengelola lini bisnis dari hulu ke hilir, meliputi:
- Penyewaan Infrastruktur: Pengelolaan pelabuhan khusus dan fasilitas penghancur batu bara (crushing facilities).
- Pengembangan Jaringan: Pembangunan infrastruktur logistik batu bara.
Eksploitasi: Produksi langsung melalui tambang yang tersebar di Kabupaten Lahat (Sumatera Selatan) dan Samarinda (Kalimantan Timur).
Struktur Kepemilikan Saham BIPI (Posisi 2025)
Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, komposisi pemilik BIPI per 31 Agustus 2025 didominasi oleh kombinasi perusahaan investasi dan partisipasi publik yang luas:
Baca Juga: BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya
PT Indotambang Perkasa: Selaku pemegang saham pengendali, entitas ini mendekap 12,35 miliar lembar saham atau sekitar 19,39%.
CGS-CIMB Securities: Memiliki porsi signifikan sebesar 11,39 miliar lembar saham atau setara 17,89%.
PT KB Valbury: Menguasai sekitar 5,07% kepemilikan.
Masyarakat (Publik): Porsi kepemilikan masyarakat non-warkat mencapai 57,63%, menunjukkan tingkat likuiditas saham yang sangat tinggi di pasar modal.
Manajemen: Michael Wong (jajaran Direksi) tercatat memiliki sekitar 0,02% saham secara personal.
Adapun sosok di balik kendali strategis perseroan atau penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) adalah Konsorsium Halim Jusuf.
Berita Terkait
-
Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini
-
OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
-
Skema Patungan Saham Berujung Denda: OJK Sikat Tukang Goreng Saham IIMPC Rp5,7 Miliar
-
Profil dan Kekayaan Belvin Tannadi, Influencer Saham Didenda OJK Rp5,35 Miliar
-
Terbukti Goreng Saham, OJK Beri Sanksi Denda Rp 5,7 Miliar ke Influencer Pasar Modal
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya
-
Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul
-
Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?
-
BTN Catat Laba Bersih Rp1,85 Triliun hingga Mei 2026, Ini Pendorongnya
-
IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
-
Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis
-
IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam