Suara.com - Daihatsu, DNGA, All-New Nissan X-Trail, All-New Perodua Alza, mobil baru, gagal menanjak, PEVS 2022, kendaraan listrik, Kemenperin, dan Suzuki Baleno menjadi highlights dari lima artikel rekomendasi kanal otomotif Suara.com hari ini.
All-New Nissan X-Trail telah menapak di pasar otomotif nasional Jepang. Inilah edisi terbaru dan menandai hadirnya generasi keempat Nissan X-Trail.
Tampilan sporty serta tangguh menjadi suguhan utama dipadu performa mesin serta tenaga listrik untuk operasionalnya.
Sementara itu, All-New Perodua Alza jadi produk hangat di Negeri Jiran.
Mirip Indonesia, Malaysia tengah menerapkan PPnBM atau disebut sebagai pembebasan pajak kendaraan.
Produk ini hadir dalam penggarapan bersama Daihatsu, dengan platform DNGA atau Daihatsu New Global Architecture.
Selanjutnya adalah kabar menarik dari Suzuki Baleno. Disebutkan bahwa Suzuki Indonesia tak hanya memboyong Suzuki S-Presso, namun akan muncul Pula Suzuki Baleno paling gres.
Berbincang kendaraan listrik, Indonesia terus menggiatkan edukasi tentang elektrifikasi. Salah satunya lewat pameran otomotif.
Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS 2022 menjadi contohnya, dan Kementerian Perindustrian atau Kemenperin menaruh harapan event ini mampu mengibarkan bendera Indonesia sebagai negeri potensial investasi kendaraan listrik. Termasuk pengadaan baterai.
Dan sebagai penutup adalah wacana bila ada mobil baru gagal menanjak. Simak profil kendaraan serta pengemudinya sebelum menyatakan performa si kendaraan.
Selamat membaca lima artikel rekomendasi kanal otomotif Suara.com, selamat beraktivitas, sehat selalu bersama penerapan protokol kesehatan atau prokes.
1. All-New Nissan X-Trail Hadir di Pasar Domestik Jepang Akhir Juli, Simak Tampilan Baru Generasi Keempat
Nissan resmi meluncurkan All-New Nissan X-Trail generasi keempat dan siap mengisi pasar domestik Jepang mulai 25 Juli 2022.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis pers resmi Nissan, produk kategori Sport Utility Vehicle (SUV) ini membawa sederet ubahan baru dibandingkan versi generasi ketiga.
Berita Terkait
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif