Suara.com - Pemerintah lewat Kementerian Perhubungan pekan ini merilis aturan tentang batas tarif ojek online. Tetapi menurut mantan anggota Ombudsman Alvin Lie, alih-alih mengatur soal ongkos, pemerintah perlu membuat payung hukum untuk ojek online.
Alvin, dalam keterangan yang diterima Suara.com Sabtu (13/8/2022) bilang bahwa ojek online di Indonesia masih ilegal.
"Peraturan undang-undang kita belum membolehkan roda dua sebagai kendaraan umum. Undang-undang diubah dulu, sehingga ada payung hukumnya," beber Alvin.
"Jangan payung hukumnya belum ada, tetapi atur tata niaganya," tegas dia.
Lebih lanjut Alvin menerangkan bahwa Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang ada sekarang belum mengatur tentang kendaraan umum roda dua. Sehingga ojek yang ada saat ini, termasuk ojek online tergolong ilegal.
"Ojek online itu masih ilegal," tegas Alvin.
Alvin meneruskan dengan menjelaskan bahwa perusahaan seperti Gojek dan Grab bukalah perusahaan angkutan. Izin usaha kedua perusahaan rintisan tersebut diterbitkan oleh Kominfo.
Karenanya, tambah Alvin, ia mendesak agar aturan atau regulasi dibenahi agar ojek online bisa beroperasi dengan aman karena punya payung hukum.
"Saya setuju kendaraan roda dua untuk angkutan umum. Tapi harus ada payung hukumnya dulu. Rakyat kita butuh ojek, bukan cuma yang online," tegas dia.
Baca Juga: Tarif Driver Ojek Online Akan Naik, Pengemudi Merasa Tak Khawatir Pelanggan Kabur
Sebelumnya Alvin, dalam rapat dengan DPR pada Juni lalu, pernah mengusulkan agar Revisi UU LLAJ turut mengatur tentang ojek online.
Sementara pada April Kemehub mengungkapkan rencana memasukkan ojek online dalam RUU LLAJ. Di dalamnya akan diatur bukan saja penggunaan kendaraan roda dua sebagai angkutan umum, tetapi juga soal beban pajak yang harus turut dipikul oleh perusahaan penyedia jasa seperti Gojek dan Grab selain oleh mitra sebagai pemilik kendaraan.
Berita Terkait
-
Bos GoTo: Kalau Mitra Enggak Sehat, Bisnis Enggak Tumbuh!
-
GoTo Perkenalkan Empat Inisiatif Baru untuk Perkuat Kesejahteraan Mitra Driver
-
Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini
-
Driver Ojol Harap Sabar, Menhub Tak Mau Buru-buru Keluarkan Aturan Baru
-
Misteri Prasangka Hitam Sang Ojol
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid