Suara.com - Baru-baru ini ramai isu kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Hal ini menyebabkan padatnya antrean di SPBU yang berbondong-bondong untuk mengisi bahan bakar sebelum harganya naik.
Fenomena tersebut ternyata berbeda dengan kenyataannya. PT Pertamina kembali memangkas harga BBM non subsidi yakni Pertama Turbo turun menjadi Rp 2.000/liter, Dexlite turun Rp 700/liter dan Pertamina Dex turun Rp 1.500/liter. Sementara itu untuk BBM bersubsidi masih dalam harga normal dan tidak adanya kenaikan harga.
PT Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Jika berbicara tentang kenaikan harga BBM, masyarakat Indonesia pasti mengetahui bahwa adanya kenaikan harga BBM hampir setiap tahunnya. Dengan naiknya harga BBM tentu akan membebani masyarakat terutama golongan masyarakat miskin.
Seperti yang telah diketahui, hampir setiap masa jabatan presiden yang mengambil keputusan untuk menaikkan harga BBM. Lantas bagaimana proses kenaikan harga BBM di setiap masa jabatan presiden? Simak daftarnya berikut ini.
1. Presiden Soeharto
Presiden dengan masa jabatan terlama ini diketahui telah menaikkan harga BBM selama beberapa kali. Pada tahun 1980, harga BBM naik menjadi Rp 150, pada tahun 1991 harga BBM Rp550, pada tahun 1993 harga BBM mencapai Rp 700 hingga pada tahun 1998 harga BBM mencapai Rp 1.200.
2. Presiden BJ Habibie
Pada masa jabatan Presiden BJ Habibie, harga BBM turun yang semula Rp 1.200 menjadi Rp 1.000 untuk harga per liternya pada tahun 1998.
Baca Juga: Kemensos Gunakan Data BLT Migor untuk Salurkan BLT BBM
3. Presiden Abdurrahman Wahid
Pada masa jabatan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, harga BBM mengalami lonjakan sebanyak empat kali, yakni pada tahun 1998 mulai 1.000, pada tahun 1999 turun menjadi Rp 600, pada tahun 2000 harga kembali naik menjadi Rp 1.150 dan pada tahun 2001 harga BBM menjadi Rp 1.450.
4. Presiden Megawati Soekarnoputri
Pada era Presiden Megawati, harga BBM naik mulai Rp 1.550 pada tahun 2002 dan naik menjadi Rp 1.810 pada tahun 2003.
5. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Pada masa Presiden SBY, harga BBM juga mengalami kenaikan dan penurunan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan era sebelumnya. Pada tahun 2005, harga BBM naik dari Rp 1.810 menjadi Rp 2.400 dan menjadi Rp 4.500. Pada tahun 2008, harga naik menjadi Rp 6.000 kemudian turun menjadi Rp 5.500 dan Rp 5.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit