Suara.com - Red Bull Racing saat ini sedang sedang menunggu keputusan Federasi Otomotif Internasional (FIA) sehubungan hukuman atas pelanggaran biaya atau budget berlebih selama balap Formula 1 atau F1 musim 2022. Selain itu, Red Bull Racing juga dianggap telah melakukan pelanggaran prosedural.
Beberapa saat lalu, para insan F1, mulai driver sampai pemilik tim menunggu hasil pengumuman FIA atas audit setiap konstruktor yang berlaga. Untuk menilik bagaimana aturan atau rules ditegakkan, dan seluruh kontestan bebas dari kecurangan alias tidak melakukan tindakan yang merugikan tim lain, termasuk membuat nilai sportivitas anjlok.
Zak Brown, CEO McLaren F1 adalah salah satu tokoh di jajaran manajerial balap jet darat yang ingin tim Red Bull mendapat hukuman. Ia telah menyurati FIA untuk memberi tahu bahwa yang dilakukan adalah kecurangan.
"Pelanggaran atas pengeluaran berlebihan, dan mungkin pelanggaran prosedural adalah bentuk kecurangan sehingga mendapatkan keuntungan signifikan dari seluruh peraturan teknis, olah raga, dan keuangan,"kata Brown dalam suratnya, dikutip dari Autoevolution.
Intinya, tambah Brown, setiap tim yang telah melebih-lebihkan budget telah memperoleh keuntungan yang tidak adil untuk pengembangan mobil. Baik saat ini dan tahun berikutnya.
Zak Brown menyampaikan surat itu kepada presiden FIA Mohammed Ben Sulayem dan kepada CEO F1 Stefano Domenicali.
Ia juga mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi tim untuk mengeluarkan uang terlalu banyak. Hukuman finansial saja tidak akan cukup sebagai bentuk pencegahan terhadap kecurangan seperti ini.
"Kami menyarankan bahwa pengeluaran berlebih harus dihukum dengan cara pengurangan batas biaya tim untuk tahun setelah keputusan ditetapkan. Dan hukuman harus sama dengan pengeluaran berlebih ditambah dengan denda," ujarnya memberikan gambaran cara melakukan kalkulasi atas kesalahan itu.
"Ini harus ditegakkan di tahun berikutnya, untuk mengurangi keuntungan pada tim tertentu dan akan terus diuntungkan," tutup Zak Brown.
Berita Terkait
-
UU Tipikor Dianggap Masih Abaikan Pemenuhan HAM, Kasus Eks Jampidsus hingga MBG Jadi Sorotan
-
KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Fakta Mitchell Baker: Sang Adik Bela Hong Kong, Sama-sama Gacor Bobol Lawan
-
Angkat Ritual Asli Banyuwangi, Sihir Tanah Kubur Tembus 57 Ribu Penonton di Hari Pertama
-
5 Rekomendasi Sunscreen Brightening Sesuai Review, Bikin Kulit Cerah dan Glowing Alami
-
Mitchell Baker Menggila, Persaingan Lini Depan Timnas Indonesia Panas, Ole Romeny Tersingkir?
-
Hasil Piala AFF 2026: Tiga Gol Mitchell Baker Bawa Indonesia Hajar Kamboja
-
Mitchell Baker Hattrick Timnas Indonesia Menang 5-1, Kenapa John Herdman Malah Kesal?
-
John Herdman Lebih Baik Dibanding Shin Tae-yong di Debut Piala AFF
-
4 Shio yang Paling Beruntung 28 Juli 2026: Masa Sulit Berakhir, Rezeki Datang
-
Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran
-
Harga Minyak Turun 8 Persen Usai Trump Ancam Iran: Pilih Damai atau Hancur Total?