Suara.com - Pada Rabu (19/10/2022) pagi, PT Toyota-Astra Motor atau PT menggelar acara Hand Over Ceremony penyerahan unit mobil listrik Toyota b4ZX dan Lexus UX 300e kepada Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) untuk digunakan sebagai offical car dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali.
Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang hadir sebagai pihak penerima sarana transportasi pendukung KTT G20 itu ikut serta dalam sesi test drive. Pilihannya jatuh pada Toyota bZ4X. Sebuah mobil listrik kategori Battery Electric Vehicle (BEV) dilengkapi penggerak roda depan (Front-Wheel Dive atau FWD) bertenaga 150 kW.
Saat memulai uji coba produk kategori Sport Utility Vehicle atau SUV andalan Toyota itu, tampak Mensesneg menyesuaikan diri terlebih dahulu. Yaitu memperhatikan sejumlah tombol fitur dan fungsi di dasbor.
Setelah itu mulai menjalankan mobil dengan mengitari area kantong parkir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Setelah mencoba, Mensesneg Pratikno tersenyum dan menyatakan bahwa Toyota bZ4X telah memberinya pengalaman baru. Ia juga mengatakan terasa menyenangkan jika dicoba bersama-sama atau berkelompok.
"Pertama, ini mengingatkan kepada saya untuk bisa mengemudi sendiri lagi. Nah kedua, karena mobil listrik mesinnya terdengar halus dan nyaman," paparnya.
Ia menambahkan memang sudah lama tidak mengemudi sendiri, sehingga merasa canggung saat duduk di balik kemudi. Terlebih mobil yang dicoba berpenggerak listrik.
"Ini kendaraan untuk delegasi G20 di level menteri. Mengingat anggota G20 itu banyak berasal dari negara-negara barat, saya rasa mobil cukup longgar dan lega untuk para anggota delegasi," komentarnya tentang Toyota bZ4X yang akan dioperasikan dalam KTT di Bali pada 15-16 November 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif