Suara.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyelenggarakan program Hari Bebas Kendaraan Bermotor Rafflesia Pantai Panjang Bengkulu pada Minggu (23/10/2022).
Dikutip dari kantor berita Antara, lokasi penyelenggaraan HBKB Bengkulu berawal dari kawasan Pantai Pasir Putih sampai Pantai Berkas Kota Bengkulu.
"Kami meluncurkan Program Hari Bebas Kendaraan Bermotor pada Minggu lusa yang akan diresmikan langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah," jelas Asisten I Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Bengkulu Khairil Anwar di Kota Bengkulu, Jumat (21/10/2022).
Ia menyebutkan untuk jalur yang akan digunakan pada kegiatan HBKB berawal dari Bundaran Pasir Putih hingga Taman Berkas untuk tahap pertama.
Jika kegiatan disambut antusias oleh masyarakat maka akan ditambah ke lokasi kawasan Jalan Suprapto Kota Bengkulu dan kawasan lainnya.
"Ini kalau uji coba di kawasan Pantai Panjang berhasil, mungkin diperluas, seperti di kawasan Jalan Suprapto dan kawasan lainnya, tapi kami lihat bagaimana antusiasme masyarakat," ungkap Khairil Anwar.
Untuk arus lalu lintas, diatur oleh Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan pihak Kepolisian.
HBKB di Bengkulu diharapkan mampu menghidupkan perekonomian usaha dari Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bengkulu.
Sebab, dengan adanya keramaian tanpa ada kendaraan yang melintas, mendorong para pelaku usaha berbondong-bondong mendekat untuk menjajakan dagangannya.
Baca Juga: Jajal Mobil Listrik Toyota bZ4X, Mensesneg Pratikno Serasa Diingatkan Agar Bisa Mengemudi Lagi
Saat peluncuran HBKB Rafflesia nanti akan banyak kegiatan seperti senam germas dan disway serta pemeriksaan kesehatan.
Kemudian tes kebugaran, jalan sehat dan sepeda bersama, donor darah, vaksinasi COVID-19, pemaparan produk UMKM dan promosi kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
"Kegiatan ini dilakukan supaya ada ruang dalam satu hari dalam satu Minggu. Memang masyarakat betul-betul bisa menikmati kebebasan di jalan raya tanpa ada kendaraan bermotor dan tanpa polusi asap, itu akan dimulai dari pukul 6.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB," pungkas Khairil Anwar.
Berita Terkait
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Berkat Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pencopet di CFD Bundaran HI
-
AMAN Catat Konflik 202 Ribu Hektare Wilayah Adat Bengkulu Sepanjang 2025
-
Gempa M5,6 Guncang Pesisir Bengkulu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Masyarakat Adat Serawai dan Perlawanan Sunyi di Pesisir Seluma
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif