Suara.com - Melalui Palang Merah Indonesia (PMI), Mitsubishi Krama Yudha Group yang diwakili Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Krama Yudha Ratu Motor (KRM), dan Berlian Sistem Informasi (BSI) memberikan donasi untuk korban Gempa Cianjur.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi MMKSI pada Selasa (6/12/2022), untuk penanggulangan bencana di Cianjur, Jawa Barat itu, donasi Mitsubishi Krama Yudha Group mencapai Rp 575.000.000.
"Dukungan kemanusiaan kepada masyarakat Indonesia terutama masyarakat terdampak Gempa Cianjur, Jawa Barat menjadi salah satu komitmen tanggung jawab dari perusahaan-perusahaan di bawah Mitsubishi Krama Yudha Group yang beroperasi di Indonesia," papar Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI.
"Donasi yang disampaikan MMKSI, KTB, KRM, dan BSI sebagai perusahaan di bawah grup Mitsubishi Krama Yudha adalah bentuk kepedulian guna membantu meringankan beban dari penyintas dan masyarakat terdampak. Kami berharap masyarakat terdampak gempa bisa pulih dan tetap semangat melanjutkan kehidupannya," lanjutnya.
Selain itu, Naoya Nakamura juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, PMI, relawan, dan lembaga terkait yang secara cepat merespons kondisi dari penyintas dan masyarakat terdampak bencana.
Donasi diserahterimakan secara simbolis di kantor pusat PMI oleh Naoya Nakamura selaku Presiden Direktur PT MMKSI, Nobukazu Tanaka selaku Presiden Direktur PT KTB, dan Kemas Rudy Irawan, selaku Director PT KRM. Dan diterima Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI.
Donasi akan segera didistribusikan ke Posko Bencana Gempa Cianjur dan daerah sekitar bencana dalam bentuk kebutuhan pokok sehari-hari warga.
Dan secara terpisah, MMKSI juga memberikan donasi sebesar Rp 200.000.000 melalui program Mitsubishi Motors Humanity Program (MHP) dengan memberangkatkan dua unit Mitsubishi Triton Rescue Car untuk keperluan operasional tanggap bencana, mobilisasi relawan, serta distribusi bantuan.
Baca Juga: Mitsubishi Triton Ralliart Sukses di AXCR 2022, Replikanya Dipajang di Pusat Mitsubishi Motors Tokyo
Berita Terkait
-
PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan
-
Gerakan 'United Against Dengue' Diluncurkan Demi Tekan Angka Kematian DBD di Indonesia
-
Perkuat Layanan Digital PMI, Finnet dan KP2MI Resmikan Kerja Sama Strategis
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Terpopuler: Tips Bikin AC Mobil Tetap Dingin, Kapan Arus Balik 2026 Mulai?
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global