Suara.com - Kehadiran Mitsubishi Triton Ralliart dalam laga reli Asia Cross Country Rally atau AXCR 2022 membawa angin segar bagi kembalinya Mitsubishi Ralliart ke pentas motorsport dunia.
Nama Ralliart sendiri awalnya sangat kondang di Paris-Dakar Rally atau Reli Paris-Dakar, yang namanya menjadi Dakar Rally, serta dipentaskan di berbagai negara sebagai tuan rumah. Dari lokasi orisinal melewati Kota Paris (Prancis), melintasi deretan gurun pasir ternama dunia, melintasi benua Eropa ke Afrika, serta finish di Kota Dakar (Senegal).
Salah satu nama driver reli yang asosiatif dengan Mitsubishi Ralliart dan Paris-Dakar Rally adalah Jutta Kleinschmidt yang menjadi perempuan driver satu-satunya sukses di ajang ini, mengantongi juara di 2001, sekaligus satu-satunya driver kebangsaan Jerman peraih juara kejuaraan ini, dengan besutan Mitsubishi Pajero.
Comeback atau kembalinya Mitsubishi Ralliart di 2022 ditandai dengan keikutsertaan serta suksesnya Mitsubishi Triton Ralliart berlaga di AXCR 2022. Driver Chayapon Yotha berhasil naik podium pertama, sedangkan driver Rifat Sungkar berada di posisi kelima.
Sebagaimana dipetik dari rilis resmi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sebagaimana diterima Suara.com, Mitsubishi Triton Ralliart yang dibawa kedua driver berlaga telah dibuatkan replika dan sejak 21 November 2022. Replika ini dipajang di Pusat Mitsubishi Motors di Tamachi, Tokyo, Jepang.
"AXCR adalah debut pertama Mitsubishi Motors yang kembali ke motorsports setelah bertahun-tahun, dan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia sangat bangga dengan hasilnya," jelas Naoya Namamura, President Director of PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).
Ia menambahkan bahwa ajang AXCR 2022 adalah pengalaman pertama Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, Rifat Sungkar mengikuti reli yang berat itu.
"Ia tampil sangat baik secara profesional dengan dukungan dari mobil mumpuni yang dikelola oleh Team Ralliart. Melihat fakta bahwa mobil yang digunakan dalam AXCR 2022 murni model produksi tanpa ada modifikasi berarti, sudah menjadi bukti nyata ketangguhan dan kekuatan Triton, yang dibuktikan langsung di lokasi," lanjutnya.
Naoya Namamura, mengucapkan terima kasih kepada Mitsubishi Motors dan Team Mitsubishi Ralliart, yang telah memberikan kesempatan kepada Rifat Sungkar, untuk berpartisipasi dalam reli internasional itu. Menjadi bagian dari tim untuk menunjukkan bakat dan keterampilannya yang baik dalam mewakili Indonesia.
Pembuktian Mitsubishi Triton di ajang balap reli paling seru dan disebut sebagai ala Reli Dakar di Benua Asia ini menjadi pembuktian terhadap kualitas dan durability mobil yang dikembangkan tangguh di berbagai medan.
Di atas kertas Mitsubishi Triton dikembangkan menggunakan mesin 4N15 DI C/R I/C T/C,DOHC 16 valve, in-line 4-cylinder, Direct Diesel Injection, Intercooler & Turbocharger, berkapasitas 2.442 Cc. Dari mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 100 Ps di 3.500 rpm dan Torsi 33.1 Nm di rentang 1.500 - 2.500 rpm.
Rifat Sungkar sebagai driver pelaga AXCR 2022 tidak melakukan ubahan apapun untuk sektor mesin, hanya penyesuaian ECU terhadap karakter medan reli. Selain sebagai bagian mengikuti regulasi reli yang berlaku, sekaligus pembuktian terhadap tenaga mesin Mitsubishi Triton yang mumpuni di ajang internasional.
Secara keseluruhan, mobil yang digunakan dua driver andalan tim Mitsubishi Ralliart, khususnya Rifat Sungkar, menghadirkan mobil standar pabrikan yang tidak banyak mengalami ubahan di bagian paling penting. Mulai sasis hingga mesin preparasi standar.
AXCR 2022 melintasi jalur jalan negara serta perbatasan Thailand dengan Kamboja sepanjang 1.700 km, dilengkapi enam Special Stage (SS). Catatan waktu total Chayapon Yotha 8 jam 22:42 detik di posisi pertama dan Rifat Sungkar 8 jam 39:56 detik atau terpaut 17:14 detik di posisi lima.
Tag
Berita Terkait
-
IRRA 2025 Resmi Dibuka, Pemilik Mobil Standar Juga Bisa Jajal Reli Petualangan
-
Jamin Kenyamanan Konsumen, Mitsubishi Siagakan 60 Diler di Sepanjang Jalur Mudik
-
Rifat Sungkar: Pengemudi Perempuan Lebih Agresif di Jalan
-
Rifat Sungkar: Pengemudi Harus Paham Fitur Keselamatan Mobilnya
-
Tak Cuma Mobil Anyar, Mitsubishi Juga Pamer Teknologi Cerdas dan EV di GIIAS 2024
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Kapan Waktunya Ganti Karet Wiper? Ini Pertanda Waktunya Cari Baru
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?
-
5 Pilihan Mobil Sedan Toyota Bekas Rp30 Jutaan Masih Layak Pakai
-
Begini Cara Cek Pajak Kendaraan, Awal Tahun Siap-Siap Bayar
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
Sepeda Listrik Perlu Dicas Setiap Hari? Ini 5 Pilihan yang Baterainya Awet
-
Kabin Nyaman 5 Orang, Bensin Super Irit: Pesona Mobil Bekas Honda Seharga Matic Premium