Suara.com - Pengamat otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyatakan bahwa peraturan insentif PPnBM atau pajak atas penjualan barang mewah yang akan selesai dalam waktu dekat bisa menjadi pertimbangan baik bagi masyarakat dan para pemain otomotif di Indonesia. Yaitu untuk menilik harga baru di tahun ini.
Dikutip dari kantor berita Antara, itulah sudut pandangnya tentang masih perlu atau tidaknya bantuan dari pemerintah untuk menunjang penjualan kendaraan.
"Selain itu, tantangan bagi pengguna kendaraan BBM adalah adanya kecenderungan kenaikan harga BBM akibat tidak dinaikkannya harga subsidi yang membuat konsumen semakin memilih kendaraan berkapasitas mesin kecil dan berteknologi hibrida," lanjut Yannes Martinus Pasaribu.
Di sisi lain, rangkaian insentif pemerintah untuk pembelian mobil listrik beserta kebijakannya yang menekankan pemerintah daerah untuk mulai mengonsumsi kendaraan listrik pada 2023 dinilai akan menggenjot penjualan dan sekaligus serapan pasar terhadap kendaraan listrik.
"Untuk itu, rencana subsidi uang muka bagi pembeli kendaraan listrik perlu diperjelas dalam peraturan yang dapat dibaca sebagai aturan yang jelas dan pro kepada masyarakat yang akan menjadi pengonsumsi produk 'tertier' otomotif yang berharga jauh lebih mahal dari rerata kendaraan yang berada di kelas 'daya' yang setara," lanjutnya.
Kemudian potensi peningkatan penjualan kendaraan perlu diimbangi dengan suplai yang mampu memenuhi minat masyarakat.
"Pola konsumsi masyarakat terhadap produk otomotif akan meningkat seiring dengan akselerasi pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang begitu optimis di kisaran 4,4 hingga 5,25 persen, jauh di atas pertumbuhan ekonomi global yang akan terjadi di Indonesia pada 2023," ungkap Yannes Martinus Pasaribu.
Dengan potensi penjualan mobil baru akan dapat mencapai kisaran 1 juta unit dan sepeda motor mendekati 6 juta unit, ia mengatakan ledakan signifikan sisi permintaan harus disertai sisi suplai yang mencukupi. Sebagai salah satu tantangan di industri otomotif Indonesia dan dunia beberapa waktu terakhir.
Tantangan ketersediaan kendaraan pun salah satunya dipengaruhi oleh langkanya komponen penting kendaraan seperti chip semikonduktor, hingga perlambatan ekonomi dunia akibat krisis geopolitik global.
Baca Juga: Dari CES 2023: Verge Motorcycles Pamerkan Motor Listrik TS Ultra untuk Pasar Amerika
"Hal ini akan mengganggu produksi mobil-mobil berteknologi interface baru dan juga semua kendaraan listrik yang menggunakan microchip tiga kali lebih banyak dari rata-rata kendaraan bermotor bakar (atau ICE alias Internal Combustion Engine)," tutupnya.
Berita Terkait
-
Harga Mobil Bekas Zenix Hybrid 2023, Jadi Mobil Andalan Semua Keluarga
-
Komponen Kaki-kaki Lepas L8 Patah saat Test Drive, Pakar: Investigasi dan Umumkan ke Publik!
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Punya Sejarah di Indonesia, Pemain Brasil Ini Resmi Direkrut Tottenham Hotspur
-
Awas! Nikah Siri dan Poligami Bakal Dipenjara, Ini Aturan Lengkap KUHP Baru
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Adu Ketangguhan Mobil Listrik Jaecoo J5 vs Byd Atto 1, Mana Paling Kuat dan Bandel?
-
7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas
-
5 Motor Listrik Roda 3 Tertutup Mirip Mobil, Baterai Bandel Kuat Jarak Jauh
-
BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea
-
Nostalgia Mobil Klasik di BMW Group Festival of JOY
-
Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikasi Fazzio dan Grand Filano
-
Desain Komponen Terdaftar di Indonesia, Inikah Calon Motor Listrik Honda Pengganti EM1?
-
Donald Trump Gandeng Raksasa Otomotif General Motors dan Ford untuk Produksi Senjata Militer
-
5 Motor yang Dulu Dihina Sekarang Langka dan Jadi Buruan Kolektor, Harga Tergoreng Bebas
-
Bocah Dua Tahun Meregang Nyawa, Recall Hyundai Palisade Juga Berlaku di Indonesia?