Suara.com - Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengungkapkan bahwa kini ia mengandalkan mobil listrik untuk mendukung aktivitasnya bekerja. Kendaraan Hyundai IONIQ 5 ini datang Kamis (5/1/2023), kan tetapi baru dipergunakannya mulai Jumat (6/1/2023).
Dikutip dari kantor berita Antara, Yana Mulyana terpantau mulai menggunakan kendaraan barunya itu untuk kegiatan di Bandara Husein Sastranegara, Jumat pagi.
Ia berbagi cerita saat perdana mengemudikan mobil listrik itu. Kesannya kaget, karena sangat berbeda dengan mobil konvensional atau kendaraan berbahan bakar bensin.
"Ya, ini bukan matik kali, karena memang tidak ada giginya. Seperti mobil-mobilan," jelas Yana Mulyana.
Hyundai IONIQ 5 sebagai kendaraan dinas Wali Kota Bandung itu dibanderol Rp 850 juta dan dibeli dengan dana berasal dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Menurut Yana Mulyana, pembelian mobil listrik itu adalah salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo yang meminta seluruh kepala daerah mulai beralih menggunakan kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
"Mudah-mudahan kami juga bisa mendorong memperbaiki ekosistem lingkungan, semakin green," jelas Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.
Meski mulai beralih, ia belum bisa memastikan bakal menggunakan kendaraan itu setiap waktu. Karena menilai belum semua tempat memiliki charging station khusus mobil listrik.
"Ini kan sampai 500 km, dari baterai 100 persen. Berarti harus dihitung, ya kalau mau ke luar kota. Di rest area mungkin ada, tapi kalau tidak yakin ya balik ke konvensional, bensin," tukasnya.
Sejauh ini, menurutnya di lingkungan Pemerintah Kota Bandung baru ada satu mobil dinas berenergi listrik yakni mobil dinas yang ia gunakan. Sedangkan pembelian mobil dinas berenergi listrik bagi pejabat lain, menurutnya perlu menyesuaikan anggaran.
"Mudah-mudahan kami siapkan (charging station). Nanti seperti waktu itu, motor listrik. Kami minta nanti pabriknya bikin gitu, supaya menarik perhatian orang menggunakan kendaraan listrik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
-
Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?