Suara.com - Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023 digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok (4-9/7/2023).
Dikutip dari rilis resmi Shell Indonesia sebagaimana diterima Suara.com, kompetisi tahunan ini kembali hadir di sirkuit sebagai ajang regional 2023. Sekaligus untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19 menjadi endemi, yang memungkinkan tim bersaing dengan lebih banyak peserta.
Lebih dari 70 tim peserta telah mendaftar untuk berpartisipasi tahun ini. Tidak sebatas peserta yang mengikuti Shell Eco-marathon sekarang, namun tahun sebelumnya yang sudah memperbarui karyanya. Yaitu menghadirkan mobil dengan tingkat efisiensi energi lebih tinggi.
Dalam sesi inspeksi teknis (technical inspection), disaring 38 tim pelajar, dinyatakan lolos berkompetisi di sirkuit dalam ajang Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023, kompetisi regional yang berlangsung di Indonesia.
Dalam inspeksi teknis yang ditutup Jumat (7/7/2023), setiap tim harus melewati serangkaian tes teknis, termasuk keamanan, syarat wajib untuk bisa lolos berlaga di sirkuit.
Tim yang lolos pengujian teknis akan bertanding di dua kategori kelas kendaraan, yaitu Prototype dan Urban Concept untuk menentukan tim peserta yang mampu menempuh jarak terjauh dengan bahan bakar yang paling irit.
Untuk kategori Prototype dengan bahan bakar baterai listrik akan menandingkan 27 kontestan termasuk Tim KRAKATOA-EV dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia. Serta Tim Perkasa Darussalam dari Universitas Brunei Darussalam, Brunei.
"Ini pertama kalinya kami mengikuti Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023. Kami ingin menunjukkan mampu berkompetisi di tingkat internasional. Kami bangga dan antusias sekali di percobaan pertama, bisa lolos berlaga di ajang sebesar ini," papar Muhammad Angga Kusuma, Manager Tim KRAKATOA-EV.
Sedangkan Ahmad Danial, perwakilan dari tim Perkasa Darussalam menyatakan, "Kami ingin merasakan pengalaman berkompetisi dengan daya saing yang tinggi. Dengan mengikuti acara kompetisi kelas dunia ini, kami ingin menunjukkan kemampuan terbaik dan meningkatkan keahlian dengan menerapkan pola pikir yang positif."
Baca Juga: Tak Perlu Beli, Mobil Listrik Kini Bisa Disewa Setahun
Para tim pemula ini akan bertanding melawan para pemenang tahun lalu yang berasal dari Indonesia. Yaitu Semar Proto UGM (Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta), Batavia Generation Team (Universitas NegeriJakarta) dan IMEI Team (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo).
Di sela-sela kompetisi Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023, Shell juga menyelenggarakan sesi panel bertajuk "Masa Depan Mobilitas dengan Emisi Nol".
Intinya membahas perjalanan mobilitas Indonesia menuju emisi nol bersih dan bagaimana pemerintah, usaha kecil-menengah (UMKM) serta industri dapat memainkan peran kolektif dalam membentuk perjalanan ini.
Panel ini menghadirkan pembicara, antara lain Ingrid Siburian, Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Gigih Udi Atmo, Direktur Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM RI, serta Rahul Gupta, associate partner dan senior ahli di bidang keberlanjutan dari McKinsey & Company.
Mereka membahas kemajuan dan prospek masa depan mobilitas di Asia Tenggara, sebuah tonggak sejarah yang akan menunjukkan perubahan dan pentingnya kolaborasi.
Berita Terkait
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Rilis, Sirkuit Mandalika Masuk Fase Penentu Juara?
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Harga Mobil Bekas Zenix Hybrid 2023, Jadi Mobil Andalan Semua Keluarga
-
Punya Sejarah di Indonesia, Pemain Brasil Ini Resmi Direkrut Tottenham Hotspur
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?