Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengaku tidak ingin terburu-buru menjual motor listrik di Indonesia.
Pasalnya berdasarkan riset yang dilakukan Yamaha Indonesia, konsumen masih menginginkan motor listrik berukuran bongsor seperti yang saat ini banyak beredar di pasaran.
"Riset kita, konsumen mengharapkan motor listrik yang setara dengan motor saat ini dan dengan harga yang sama. Ekspektasi ini belum bisa dicapai di motor listrik," ujar Dyonisius Beti, President Director PT YIMM, di BSD, Tangerang, baru-baru ini.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Dion ini menambahkan, Yamaha saat ini masih akan melanjutkan riset untuk dapat menjawab kebutuhan konsumen. Karena saat ini masih ada jarak terkait harga.
"Motor listrik setara mesin 50 cc itu belum ada pasarnya di Indonesia. Di Indonesia orang sudah terbiasa kencang. Jadi kita perlu amati, kita fokus konsep E01. Kita tidak mau buru-buru luncurkan tapi tidak ready. Karena motor listrik ini sesuatu yang cukup baru," kata Dion.
Diketahui, Yamaha saat ini tengah melakukan uji coba terhadap motor listrik Yamaha E01 menggunakan sumber tenaga fixed baterai Lithium-ion yang dilengkapi dengan built ini Battery Management System.
Yamaha E01 memiliki kapasitas sebesar 4,9 kWh dan daya 87,6 V / 56,3 Ah membuat E01 mampu menempuh jarak sejauh 104 km (berdasarkan tes internal dengan kecepatan konstan 60 km/jam) dalam kondisi bateri terisi penuh.
Di sisi lain, perusahaan sudah memulai program market test Yamaha E01 pada November 2022 lalu. Yamaha juga menyiapkan fasilitas Fast Charger dan Normal Charger untuk mengisi ulang daya baterai motor yang tersedia di area Yamaha Flagship Shop Jakarta.
Baca Juga: Komunitas Honda Kenalan dengan Motor Listrik EM1 e: di GIIAS 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza