Otomotif / Mobil
Sabtu, 11 November 2023 | 11:00 WIB
Ilustrasi hujan (Pexels/Genaro Servín)

Kaca depan mobil, samping, belakang dari arah dalam

Mulai spion dalam, kaca depan, samping, belakang, sampai spion depan kiri-kanan wajib dibersihkan dengan baik dan pastikan tidak mendadak buram saat dibutuhkan.

Kaca yang bersih turut meningkatkan visibilitas atau daya pandang, paling penting dalam kondisi hujan deras.

Wiper kaca depan

Periksa dengan seksama karena bila kondisinya getas, retak, atau rapuh akibat tidak dirawat maka berpotensi membuat baret kaca mobil.

Selain itu, periksa isi cairan pembersih wiper mobil yang menyemprot otomatis di saat peranti bekerja. Lap dengan seksama sebelum dipakai atau dioperasikan untuk memastikan tidak ada benda kecil--utamanya yang berpotensi menmbulkan baret--di atas permukaan kaca depan maupun wiper.

Lampu berfungsi

Sangat penting untuk memeriksa kinerja lampu utama, lampu sein (turn signal), lampu kabut (foglamp) serta hazard (kebutuhan darurat, bukan dinyalakan saat hujan karena membahayakan) juga seluruh lampu indikator sebelum mengemudikan mobil dalam kondisi hujan.

Bersihkan lampu dari kotoran yang menempel dan cek kelistrikannya secara berkala.

Baca Juga: Kendaraan Tenaga Listrik dari Berbagai Pameran Otomotif, Mulai Mercedes EQS Edition One sampai Honda EM1 e:

Rem

Paling esensial saat musim hujan, utamanya mesti diinjak lebih banyak dibandingkan musim kemarau dan kondisi berkendara di jalan basah berbeda dengan jalan kering.

Saat musim hujan atau kondisi trek basah, air menyebabkan berkurangnya gesekan antara ban dan rem.

Jika rem sudah aus, akan semakin sulit untuk berhenti pada waktu yang tepat saat jalanan basah.

Lakukan pemeriksaan saat kendaraan tidak melaju, tekan rem perlahan sambil meningkatkan tenaga. Jika terjadi getaran, tandanya kampas rem sudah aus. Selain itu, minyak rem mungkin juga perlu diisi ulang.

Karet-karet

Load More