Otomotif / Mobil
Sabtu, 11 November 2023 | 11:00 WIB
Ilustrasi hujan (Pexels/Genaro Servín)

Suara.com - Mengemudikan mobil di musim hujan atau saat trek diguyur air memerlukan persiapan dan kesigapan bereaksi. Untuk mempersiapkan kendaraan agar mumpuni dalam cuaca basah, perhatikan sembilan poin penting ini.

Dikutip dari Acton Service Centre UK, mulai ban, rem, under carriage atau dek bawah, sampai sabuk pengikat mesin semuanya memberikan kontribusi terhadap nilai safety driving para pengemudi. Dengan mempersiapkan kondisi fisik dan konsentrasi untuk mereka yang berada di balik kemudi, kondisi mobil layak jalan sangatlah diperlukan.

Ilustrasi jarak pandang kaca depan mobil saat hujan lebat (Pixabay/Kammy27)

Berikut sembilan komponen wajib diperiksa dan dipersiapkan menyeluruh sebelum diajak bermobil di bawah guyuran air hujan:

Kolong mobil

Saat musim hujan, bagian ini rawan terkena genangan air, cipratan, mengalami kelembapan tinggi, serta ada kotoran menempel yang rawan bagi efektivitas sistem rem.

Air mampu meresap ke sambungan karet, atau pipa plastik yang retak atau kendor, menghilangkan kinerja pelumasan, dan menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Bersihkan bagian ini perlahan, sebaiknya menghindari penyemprotan pada komponen mesin atau knalpot dan cakram rem agar tetap bisa berfungsi dengan optimal. Bersihkan bagian bawah secara rutin untuk memastikan tidak terjadi peristiwa pengkaratan atau berkarat, tidak ada dedaunan, ranting, sampai kotoran menempel, yang dapat menghambat kinerja mesin.

Sabuk atau belt mesin

Bisa saja peranti yang bertugas mengamankan mesin dari goncangan atau jatuh ini mengalami kondisi aus atau kendor. Padahal fungsinya penting, dipasang pakai puli di samping mesin berfungsi untuk mentransfer tenaga dari mesin ke alternator, AC, dan sistem power steering.

Baca Juga: Kendaraan Tenaga Listrik dari Berbagai Pameran Otomotif, Mulai Mercedes EQS Edition One sampai Honda EM1 e:

Periksa dengan teliti dan bila menimbulkan bunyi berderit yang menandakan terjadi keausan atau kondisi berkurangnya fungsi sabuk pengaman mesin segera kencangkan di bengkel terakreditasi.


Ban

Sebagian besar kecelakaan di jalan raya saat musim hujan terjadi karena ban yang rusak dan tidak dirawat.

Saat jalanan basah dan licin, dibutuhkan kekuatan ekstra dari rem dan ban agar mobil dapat berhenti dengan tepat.

Ban yang sudah aus dan usang membuat jantung berdebar karena tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Periksa kondisi ban selalu utamanya pola tapak atau kembangannya. Jika ban mobil sudah aus maka akan terjadi kesulitan saat bagian kembangan mesti memecah atau memilah jalur air yang menuju permukaan ban. Bisa terjadi “hydroplaning” atau lepas kendali sampai kondisi mobil berputar akibat gagalnya permukaan ban mencengkeram permukaan jalan.

Load More