Suara.com - Penting untuk memahami kode pada ban mobil, termasuk speed rating, karena ini berkaitan langsung dengan kemampuan ban untuk menahan kecepatan tertentu.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan speed rating pada ban mobil, dan bagaimana pengaruhnya terhadap performa berkendara?
Pengertian Speed Rating
Dikutip dari Bridgestone, speed rating pada ban mobil adalah penandaan huruf yang menunjukkan kecepatan maksimum yang diperbolehkan oleh ban tersebut.
Rating ini biasanya terletak di bagian akhir kode ukuran ban dan dapat ditemui di sisi ban atau pada buku manual kendaraan. Misalnya, dalam kode "205/60/R16 82S," huruf "S" adalah speed rating.
Rating Kecepatan Ban Umum
Berikut adalah beberapa rating kecepatan yang umum digunakan pada ban mobil:
- Rating T (118 mph/190 km/jam): Biasanya ditemukan pada sedan keluarga dan minivan.
- Rating H (130 mph/210 km/jam): Umumnya ditemukan pada sedan sport dan coupe. Sebelumnya, "H" berarti "kinerja tinggi."
- Rating V (149 mph/240 km/jam): Merupakan rating tertinggi untuk kecepatan yang ditetapkan pada 240 km/jam.
- Rating W (168 mph/270 km/jam): Rating yang lebih baru, menunjukkan ban dapat mencapai kecepatan maksimal 270 km/jam.
- Rating Z (240 km/jam atau lebih): Terutama digunakan untuk ban performa tinggi pada mobil sport. Kecepatan yang diacu dapat lebih dari 240 km/jam atau bahkan mencapai 300 km/jam, tergantung pada jenis ban.
Pentingnya Memahami Speed Rating
Memahami speed rating sangat penting karena ini berkaitan dengan faktor keamanan dan performa kendaraan. Menggunakan ban dengan speed rating yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan memastikan bahwa kendaraan dapat beroperasi dengan aman dan optimal pada kecepatan tertentu.
Baca Juga: Mobil Bekas Murah: Ini 5 Matic dengan Harga Tak Sampai 100 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Kecil
Menggunakan ban dengan speed rating yang lebih rendah dari yang direkomendasikan dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena ban mungkin tidak mampu menahan panas dan tekanan yang dihasilkan pada kecepatan tinggi.
Sebaliknya, menggunakan ban dengan speed rating yang lebih tinggi tidak hanya dapat meningkatkan performa kendaraan tetapi juga memberikan keamanan tambahan.
Berita Terkait
-
Mobil Bekas Murah: Ini 5 Matic dengan Harga Tak Sampai 100 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Kecil
-
5 Mobil Bekas Paling Dicari Selama 2023
-
Mobil Bekas Murah: Ini 5 SUV Keren Harga Tak Sampai 70 Juta
-
Xpander Tak Masuk Dalam Daftar, Ini Dia 5 Merek Mobil Bekas yang Paling Diminati di Sepanjang Tahun 2023
-
Lucinta Luna Pamer Mobil Mewah Pemberian Mr.K, Harganya Setara 14 Toyota Avanza Lawas
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Sering Ngantuk Saat Riding di Bulan Puasa? Lakukan 3 Hal Simpel Ini Agar Tetap Aman
-
Stylo Versi Mewah, Ini Dia Skutik Retro Ala Eropa dari Honda dengan Fitur Modern
-
Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK
-
Warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Stylish untuk Anak Muda
-
Hati-Hati Surat Tilang Digital Palsu di WhatsApp, Kenali Ciri Pesan Resmi dari Korlantas
-
Mengapa Harus Impor CBU dari India Saat Kapasitas Manufaktur Lokal Masih Melimpah
-
Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi
-
Awas Kehabisan Bensin! Kenali Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C Sebelum Mudik Lewat Tol
-
Market Share Hampir 40 Persen Buktikan Dominasi Mitsubishi Fuso di Sektor Kendaraan Niaga
-
Polemik Koperasi Merah Putih: Mengapa Pilih Mahindra Ketimbang Esemka? Cek Perbandingannya