Suara.com - National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat menerima banyak laporan terkait kantong udara atau airbag ARC yang mengalami masalah.
Dari hasil penelusuran ditemukan bahwa, airbag ARC melontarkan serpihan logam yang bisa menimbulkan cedera serius.
Kasus ini sama seperti yang terjadi pada airbag Takata. Untuk itu NHTSA meminta produsen mobil untuk menarik 52 juta unit kendaraan yang menggunakan airbag ARC demi mencegah lebih banyak kasus yang terjadi.
Kendati demikian, seperti dilansir dari Carscoops, Jumat (22/12/2023), produsen mobil berdalih bila tidak ada cukup bukti untuk melakukan penarika kembali.
Selain itu, produsen mobil khawatir bahwa penarikan kembali akan menelan banyak biaya jika terpaksa dilakukan.
Bahkan General Motors (GM) menulis bahwa mereka tidak setuju dengan keputusan awal NHTSA menilai airbag ARC cacat. Hal yang sama diutarakan oleh Ford dan ARC sendiri.
Namun, NHTSA mengatakan pada bulan Mei bahwa mereka telah mengidentifikasi setidaknya tujuh kasus pecahnya airbag yang menyebabkan cedera, termasuk dua yang menyebabkan kematian. Kejadian ini terjadi dari tahun 2009 hingga Maret 2023.
Sebagai informasi, Airbag merupakan salah satu fitur keselamatan, yang punya peranan besar di dalam mobil.
Airbag dirancang untuk melindungi penumpang dan pengemudi mobil dari benturan, yang terjadi saat terjadi kecelakaan.
Baca Juga: Kenali Penyebab AC pada Mobil Keluarkan Aroma Tak Sedap
Jika sensor mendeteksi tekanan yang melebihi batas tertentu, airbag akan mengembang untuk melindungi penumpang.
Berita Terkait
-
Waspada Kehadiran Microsleep saat Libur Nataru 2024, Begini Cara Mencegahnya
-
Lexus Indonesia Full Listrik di 2025
-
Siap Bertarung di Pasar Mobil Indonesia, BYD: Kami Sangat Menghormati Pabrikan Jepang
-
Tak Cuma Modifikasi Mobil, Cara Lain Christian Sugiono Salurkan Hobi Mahalnya
-
Pahami Lagi Garansi Baterai Wuling BinguoEV Sebelum Membeli
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga