Suara.com - Hyundai Motor Group menjadi salah satu pabrikan otomotif yang gencar menghadirkan mobil listrik. Bahkan perusahaan asal Korea Selatan tersebut sudah mengungkap rencananya untuk fokus pada kendaraan listrik.
Hal tersebut ditegaskan oleh Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung, dalam sambutannya di Kia AutoLand Gwangmyeong, pabrik khusus kendaraan listrik (EV) pertama di Korea Selatan,
Menurut Euisun Chung, dunia diprediksi akan menghadapi ketidakpastian ekonomi dan ketidakstabilan yang meningkat di tahun 2024.
Untuk itu, Hyundai Motor Group akan terus memperkuat sistem dan kemampuannya agar dapat mengambil keputusan yang tepat dan fleksibel di tengah situasi yang menantang.
"Kualitas lah yang akan memenangkan kepercayaan pelanggan," ujar Euisun Chung, dikutip dalam keterangan resminya, Minggu (7/1/2024).
Sebaga informasi, pembangunan Kia AutoLand Gwangmyeong EV Plant direncanakan rampung pada kuartal kedua tahun ini, siap memproduksi EV3, compact EV terbaru untuk pasar domestik dan internasional.
Hyundai juga berencana meluncurkan pabrik EV lainnya seperti Hyundai Motor Group Metaplant America (HMGMA), Kia AutoLand Hwaseong EV Plant, dan Hyundai Motor Ulsan EV Plant secara bertahap.
Tahun 2024 tidak hanya tentang elektrifikasi, tetapi juga keberlanjutan. Hyundai Motor Group berkomitmen untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan mengedepankan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.
"Kepuasan dan kepercayaan pelanggan menjadi prioritas utama, diwujudkan melalui produk dan layanan berkualitas tinggi. Rasa aman juga menjadi perhatian penting, sebagai faktor penentu daya saing di masa depan," tegas Euisun Chung.
Baca Juga: PLN Sudah Bangun 624 SPKLU, Transaksi Kendaraan Listrik Meningkat
Berita Terkait
-
Intip Harga Mobil Listrik Wuling Air EV di Pasar Mobil Bekas, Lebih Hemat Puluhan Juta
-
Transaksi Pengisian EV di SPKLU Sumut Meningkat, Berikan Sinyal Positif Pertumbuhan Kendaraan Listrik
-
6 Fakta BYD, Produsen Mobil Listrik China yang Kalahkan Tesla
-
Mobil Hybrid Bakal Laris di Indonesia Karena Baterai Mahal
-
Sebanyak 10.984 unit Hyundai Kona Harus Recall Karena Berpontensi Terbakar
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan
-
Mobil Bekas Tak Segera Balik Nama, Ini Risiko yang Mengintai Pemilik Baru
-
Persiapan Lebaran 2026, 4 Rahasia Cari Aman Naik Motor di Tengah Hujan Badai