Suara.com - CEO Lamborghini, Stephen Winkelmann, telah mengumumkan bahwa mobil listrik yang akan datang tidak hanya akan memberikan kinerja yang luar biasa tetapi juga akan dirancang untuk memaksimalkan daya tarik emosional mereka, mirip dengan mobil listrik yang ada saat ini.
Produsen mobil asal Italia ini akan meluncurkan mobil listrik pertamanya, crossover Lanzador GT, pada tahun 2028, diikuti dengan serangkaian supercar listrik.
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Autocar, Winkelmann mengatakan bahwa para insinyur Bugatti sedang mengembangkan berbagai macam kendaraan listrik. Meskipun tenaga merupakan aspek penting, kendaraan ini juga akan memiliki fitur-fitur penting.
Winkelmann menyatakan seperti dikutip dari Carscoops, "Angka-angka itu penting. Kami menargetkan output daya setidaknya satu megawatt [1341bhp], yang merupakan salah satu indikator kinerja utama untuk kendaraan listrik masa depan. Namun, yang paling penting bagi Lamborghini adalah pengalaman emosional dalam mengendarai mobil, bukan hanya spesifikasi teknis seperti akselerasi, kecepatan tertinggi, waktu putaran, dan perilaku pengereman. Aspek emosional ini diakui oleh setiap pelanggan yang mengendarai Lamborghini, dan hal ini harus diterjemahkan ke dalam desain mobil listrik."
Winkelmann menyatakan bahwa ia mendesak para insinyur perusahaan untuk mengembangkan kendaraan listrik (EV) yang menggabungkan akselerasi berulang dengan kecepatan tertinggi dan jangkauan. Dia menggambarkan upaya untuk mencapai ketiganya sebagai 'hampir mustahil'.
Sebelum Lamborghini sepenuhnya berkomitmen pada EV, ada perkembangan menarik yang perlu diantisipasi. Penerus Huracan akan segera hadir dan diperkirakan akan menggantikan mesin V10 yang disedot secara alami dari model saat ini dengan mesin V8 twin-turbocharged, yang akan dilengkapi dengan sistem hibrida yang mirip dengan Revuelto. Lamborghini juga berencana untuk memperkenalkan versi hibrida plug-in Urus.
Berita Terkait
-
Hyundai Belum Berpikir soal Daur Ulang Baterai Mobil Listrik
-
Subaru Belum Ada Rencana Bawa Mobil Listrik ke Indonesia
-
Wow, 3 Pabrik Hyundai Beroperasi di Indonesia Tahun Ini, Pasar Mobil Listrik Digempur Habis
-
Apa Itu Turbo Lag? Kenapa Bisa Terjadi pada Mobil?
-
4 Posisi Karet di Mobil yang Perlu Diperiksa ketika Bocor, Mana Saja?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif