Suara.com - Ban tubeless memang terkenal lebih tahan bocor dibandingkan ban biasa. Meski bertenaga badak, bukan berarti ban tubeless tidak bisa kempes.
Ban tubeless berpotensi kempes karena adanya beberapa faktor. Jadi penting untuk diketahui agar pemotor bisa segera mengatasinya.
Berikut 5 penyebab ban tubeless sering kempes dilansir dari Auto2000.
1. Tekanan angin berkurang
Udara di dalam ban bisa menyusut atau memuai karena perubahan suhu. Hal ini bisa menyebabkan ban tubeless kempes secara perlahan. Pastikan pemobil selalu mengecek tekanan angin ban secara berkala dan mengisi angin sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
2. Kerusakan pada valve ban
Valve ban yang terbuat dari karet bisa mengeras dan getas seiring waktu, sehingga menyebabkan kebocoran udara. Pastikan valve ban dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan.
3. Karet ban getas
Ban memiliki batas waktu pemakaian. Jika ban sudah digunakan dalam waktu lama, karetnya bisa menjadi getas dan mudah retak. Hal ini bisa menyebabkan ban tubeless bocor dan kempes. Sebaiknya ganti ban dengan yang baru jika sudah mencapai batas usia pemakaian.
Baca Juga: Waspada Benjolan di Ban Mobilmu! Ini 4 Penyebab Utama yang Perlu Diketahui
4. Benda tajam yang menempel
Jika ban tubeless tertusuk benda tajam, benda tersebut bisa saja tetap menempel dan menyebabkan kebocoran udara. Segera periksa ban jika Anda merasa ada yang tidak beres dan cabut benda tajam yang menempel.
5. Velg yang peyang atau berkarat
Velg yang peyang atau berkarat bisa menyebabkan ban tubeless tidak menempel dengan sempurna, sehingga terjadi kebocoran udara. Periksa kondisi velg secara berkala dan pastikan tidak ada kerusakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan