Suara.com - Mobil listrik belakangan semakin populer, namun tak sedikit anggapan miring beredar. Salah satunya adalah soal kebakaran mobil listrik yang diklaim sulit dipadamkan. Benarkah demikian?
Benar, kebakaran mobil listrik memang menimbulkan tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran. Ini dikarenakan adanya potensi pelarian termal (thermal runaway) pada baterai mobil listrik.
Menurut analisis dari Motor Biscuit, sederhananya, ini adalah reaksi berantai yang menyebabkan sel baterai terbakar secara terus menerus.
Ketika sel baterai mencapai suhu tertentu, api dapat menyala secara konstan karena kebutuhan bahan bakar, panas, dan oksigen untuk terus terbakar karena reaksi berantai.
Ditambah lagi, pada kebakaran mobil listrik, seluruh paket baterai dapat menyala dan memicu proses pembakaran secara terus menerus.
Hal ini tentu menjadi ancaman serius, mengingat mobil listrik modern memiliki ribuan sel baterai yang saling berdekatan.
Mengapa Air Tidak Selalu Efektif?
Umumnya, pemadaman kebakaran dengan mobil Damkar konvensional menggunakan selang air dan menyemprotkan air dalam jumlah besar. Namun, pada kebakaran mobil listrik, cara ini tidak selalu efektif.
Air memang dapat memadamkan api pada bagian luar, namun tidak serta merta menghentikan pelarian termal pada baterai. Beberapa kasus kebakaran mobil listrik, seperti Tesla, bahkan membutuhkan hingga 132.000 liter air untuk dipadamkan.
Baca Juga: Sony Tebar Pesona! 3 Mobil Listrik Terbaru Siap Meluncur sebelum 2030
Angka ini nyaris 100 kali lipat lebih banyak dibanding mobil berbahan bakar bensin!
Parahnya lagi, beberapa kasus kebakaran mobil listrik juga pernah dilaporkan kembali menyala setelah dipadamkan.
Uniknya, beberapa dinas pemadam kebakaran di luar negeri menerapkan kebijakan "biarkan terbakar" (let it burn) untuk menangani kebakaran mobil listrik.
Hal ini tentunya dengan pertimbangan keamanan, memastikan api tidak meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.
Meski kebakaran mobil listrik tergolong langka dan tidak selalu terjadi secara spontan, potensinya menimbulkan bahaya dan tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran.
Berita Terkait
-
Sony Tebar Pesona! 3 Mobil Listrik Terbaru Siap Meluncur sebelum 2030
-
Barat Risau dengan Perlambatan Permintaan Mobil Listrik, Produsen Jepang Tetap Kalem
-
Mesin Mobil Listrik Terlalu Senyap, Picu Kenaikan Angka Kecelakaan?
-
Berkunjung ke Pameran Otomotif, Ganjar Sebut Insentif Mobil Listrik Tak Tepat Sasaran
-
Indonesia Disebut Jadi Target Ford dan VW di Masa Depan, Ini Sebabnya
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?