Suara.com - Pasar otomotif Indonesia saat ini dihadapkan pada situasi "one million trap", di mana penjualan mobil terjebak di angka satu juta unit per tahun. Untuk keluar dari situasi ini, muncullah wacana mobil rakyat yang diusulkan oleh pemerintah.
Apa itu mobil rakyat?
Mobil rakyat adalah mobil yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kelas menengah dengan harga yang terjangkau, yaitu di bawah Rp 250 juta. Mobil ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan pasar otomotif.
Apa bedanya mobil rakyat dengan LCGC (Low Cost Green Car)?
Meskipun memiliki beberapa kesamaan, seperti harga yang terjangkau dan penggunaan komponen lokal, mobil rakyat dan LCGC memiliki beberapa perbedaan:
1. Fokus
- Mobil rakyat: Fokus utama adalah pada keterjangkauan harga untuk masyarakat kelas menengah.
- LCGC: Fokus utama adalah pada efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang yang rendah.
2. Syarat
- Mobil rakyat: Syarat utamanya adalah harga di bawah Rp 250 juta dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 80%.
- LCGC: Syarat utamanya adalah konsumsi bahan bakar minimal 20 km/liter dan emisi gas buang maksimal 120 g/km. Kapasitas mesin maksimal 1.200 cc untuk non-hybrid dan 1.500 cc untuk hybrid.
3. Pajak
- Mobil rakyat: Diusulkan untuk bebas PPnBM.
- LCGC: Saat ini dikenakan PPnBM 3%.
4. Kapasitas Mesin
Baca Juga: Mudik Lebaran Ajak Mobil Pribadi Naik Feri? Begini Tipsnya Biar Makin Mudah
- Mobil rakyat: Maksimal 1.500cc..
- LCGC: Kapasitas mesin maksimal 1.200 cc untuk non-hybrid dan 1.500 cc untuk hybrid.
5. Harga
- Mobil rakyat: Harga di bawah Rp 250 juta.
- LCGC: Harga saat ini berkisar antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta.
Wacana mobil rakyat masih dalam tahap awal dan belum ada detail resmi mengenai skema dan regulasinya. Namun, mobil rakyat diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan pasar otomotif Indonesia.
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran Ajak Mobil Pribadi Naik Feri? Begini Tipsnya Biar Makin Mudah
-
Tak Cuma Mobil Listrik, Duet Honda-Nissan Juga akan Kembangkan Kecerdasan Buatan?
-
Buka Kap Mesin Saat Mobil Parkir, Perlukah? Amankah?
-
Mobil Listrik akan Lebih Murah, Kompensasinya Bikin Ngeri
-
Taklukkan Tanjakan dengan Mobil Matic Hanya dengan Modal 5 Jurus Jitu Ini, Cekidot
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi