Suara.com - Korlantas Polri mengimbau kepada masyarakat agar melakukan perjalanan mudik lebaran sebelum memasuki puncak arus kendaraan terjadi.
“Dari kami (Korlantas), masyarakat coba memanage atau mengelola arus mudik dan balik,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso terkait Kesiapan Menjelang Mudik Lebaran 2024, dikutip Minggu (31/3/2024).
“7,8,9 (April) kan itu puncak, kalau bisa ya sebelum sebelumnya lah (tanggal) 3,4,5 ini bisa dibagi-bagi,” tambahnya.
Dirgakkum juga menambahkan perihal kesiapan masyarakat mulai dari kondisi fisik, kendaraan, hingga saldo uang elektronik (e-Toll) agar tidak menjadi kendala saat melakukan perjalanan Mudik Lebaran 2024.
“Kesiapan ranmor, kesiapan diri, termasuk saldo (e-Toll) nya harus ready, dan utamakan keselamatan sesama pengguna jalan lainnya,”
Adapun, kata dia, bagi pengendara yang merasa lelah saat berkendara agar segera mencari rest area terdekat.
Hal ini bertujuan agar jangan sampai pemudik memilih untuk beristirahat di bahu jalan.
“Kalau lelah, ngantuk beristirahatlah di tempat yang sudah disediakan di Pospam, Posyan, di rest area terdekat. Jangan istirahat di bahu jalan khususnya di jalan tol itu sangat membahayakan,” tutur dia.
“Karena kecepatan di jalan tol kan itu luar biasa, dia ada standar minimal dan maksimalnya. Jadi kalau istirahat, ya istirahat di tempat yang lain,” sambung dia.
Baca Juga: Mobil Mewah Harvey Moeis Ini Harganya Setara Lebih dari 800 Ton Beras Premium
Sebelumnya Korlantas Polri telah mengumumkan akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas sepanjang ruas tol Trans Jawa selama masa mudik Lebaran 2024 untuk mengurai kemacetan.
Disampaikan oleh Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan, nantinya bakal ada skema yang diterapkan, yakni contraflow, one way, dan ganjil-genap.
Nantinya skema tersebut akan mulai diterapkan mulai 5 April 2024 mendatang.
Berita Terkait
-
Operasional Angkutan Barang Dibatasi Selama Periode Mudik Lebaran, Tapi Ada Pengecualian...
-
Ternyata Ini Komponen Sepeda Motor Yamaha yang Paling Banyak Diganti Sebelum Mudik Lebaran
-
Jalan Tol Jadi Favorit Bepergian, Ini Persiapan Astra Infra Sambut Mudik Lebaran 2024
-
Sekitar 259.000 Mobil Akan Padati Jalan Tol di Puncak Arus Mudik
-
Cara Membedakann Spare Part Yamaha Asli atau Palsu, Jangan Sampai Tertipu Lagi...
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Gebrakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hapus Pajak Kendaraan Tahunan, Pemilik Mobil Untung Jika...
-
PLN Siapkan SPKLU Baru Hingga ke Kulon Progo, Pemilik Mobil Listrik di Jogja Makin Dimanjakan
-
Manuver Selincah Hatchback, Kabin Selega MPV: Mobil Bekas Ini Cocok untuk Ibu Muda
-
Kontroversi Juri LCC MPR Dyastasita Widya Budi: Punya Harta Rp581 Juta, Tapi Garasinya Kosong
-
BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026
-
Indomobil Expo Jogja Tawarkan Promo Mobil Listrik Plus Wall Charger Gratis, Kesempatan Terbatas
-
Simulasi Biaya Bulanan usai Solar Mahal, Apakah Innova Reborn Diesel Masih Layak Dibeli?
-
Sorotan Tajam Garasi 'Mrs. Artikulasi' Indri Wahyuni, Punya Kekayaan Rp3,9 M tapi...
-
Dulu Seharga XMAX Kini Setara Scoopy: Tengok Memesonanya United TX-3000
-
5 Mobil Bekas Under 100 Juta yang Cepat Laku pas Dijual Kembali, Aset Likuid untuk Dana Darurat