Suara.com - Bagi pemilik Vespa Matik yang sudah merencanakan perjalanan pulang kampung tentunya harus memahami tips sederhana sebelum meninggalkan kendaraan dalam waktu lama.
Jangan sampai Vespa Matik kesayangan Anda justru mengalami masalah setibanya pulang dari mudik.
Berikut sejumlah tips aman agar Vespa Matik tetap aman meski ditinggal dalam waktu lama dari Scooter VIP, Senin (8/4/2024):
Kunci stang
Pencurian di masa mudik Lebaran menjadi salah satu momok menakutkan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Oleh karena itu, agar vespa matik tidak menjadi incaran maling, jangan lupa mengunci stang, menggunakan alarm dan pengaman tambahan di disk brake. Meskipun tidak menjamin 100 persen aman. Namun dengan adanya pengamanan tambahan, maling akan kesulitan membobolnya.
Daihatsu Gran Max Langsung Terbakar saat Kecelakaan Maut di Cikampek, Apa Penyebabnya?
Lepas aki motor
Vespa matik yang ditinggal lebih dari seminggu bisa menimbulkan masalah pada bagian kelistrikan, terlebih jika ditinggal lama dan jarang dipanasi. Aki yang terus menerus terpasang pada motor tanpa dipanaskan dapat menurunkan performanya.
Biasanya hal ini ditandai dengan sulit distarter saat akan dipergunakan kembali. Terutama kalau vespa matik yang produksi dibawah tahun 2019, ditakuti bisa timbul distrosi kelistrikan. Maka dari itu sangat disarankan untuk mencopot aki pada vespa matik apabila ditinggal lama.
Baca Juga: Pelanggar Ganjil Genap saat Mudik Lebaran Dipastikan Terekam Tilang Elektronik
Waspada Pilih Jalur Contraflow Saat Mudik Lebaran 2024
Lakukan service berkala
Sebelum ditinggal untuk mudik oleh pemiliknya, ada baiknya lakukan service berkala di bengkel vespa matik terdekat dan gantilah pelumas mesin maupun pelumas gardan dengan tujuan agar vespa matik lebih mudah dihidupkan saat akan dipergunakan kembali untuk beraktifitas sekembalinya dari mudik panjang.
Gunakan standar tengah
Saat mempersiapkan vespa matik untuk ditinggal lama, baiknya jangan lupa juga untuk menggunakan standar tengah atau center stand dialasi dengan alas keset/karpet.
Hal ini agar motor dalam keadaan balance sehingga tidak mudah terjatuh jika terjadi sesuatu kejadian diluar dugaan seperti bencana alam contohnya gempa kecil agar tidak terjadi friksi kasar pada permukaan lantai garasi rumah.
Berita Terkait
-
Pemilik Mobil Bensin Ramai-Ramai Pindah ke Kendaraan Listrik Saat Harga BBM Kian Mahal
-
5 Rekomendasi Motor 'Support' Buat Pacaran Bareng Pasangan, Murah Meriah Sampai Irit Bensin
-
9 Mobil Awet dan Irit tapi Harga Anti Gorengan: Mulai 60 Jutaan, Lengkap dengan Testimoni Pakar
-
Vespa GTS Super Tech 250 Terbaru Meluncur di Indonesia Pakai Mesin HPE
-
Kebiasaan yang Tanpa Sadar Ternyata Bisa Bikin Mobil Boros Bensin
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk
-
5 Motor yang Ongkos Bongkar Bodinya Bisa Lebih Mahal dari Harga Sparepart
-
Mobil Baru Nissan Penantang Calya: Harga 100 Jutaan, Konsumsi Bensin 19,3 Km/L
-
Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?
-
Honda ADV160 Kalah Telak? Kenalan Sama Skutik Adventure Murah dengan Tangki Raksasa
-
Bukan LCGC, Pakar Ungkap Inilah Mobil Keluarga 100 Jutaan yang Layak Dibeli
-
Kalah Saing Honda Pilih Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan Mulai 2026
-
Kawasaki Brusky vs 3 Kompetitor Motor Matic 125cc, Mending Mana?
-
Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen
-
5 Mobil Murah dan Bandel Cocok untuk Belajar Nyetir, Intip Rekomendasi Pakar