Suara.com - Konsumen Chery Omoda 5 di Malaysia mengeluhkan telah terjadi masalah pada sistem pengereman mobilnya yang baru dibeli beberapa bula lalu.
Dalam unggahan sosial media, video yang diunggah konsumen Chery Omoda 5 bernama JC Jess tersebut telah ditonton 1,4 juta kali, 13.000 suka, dan 49 komentar.
Pengguna Chery Omoda 5 Keluhkan Sistem Pengereman yang Bermasalah
Dalam unggahan video yang ditampilkan, JC Jess menceritakan kronologi bagaimana ia telah berulang kali berusaha melakukan perbaikan pada mobilnya.
Namun yang terparah, ia hampir kehilangan nyawa karena rem blong saat baru keluar dari bengkel resmi.
“Jangan pernah membeli Chery Omoda 5. Mobil saya baru berumur dua bulan dan saya sudah beberapa kali pergi ke bengkel karena remnya. Saya baru keluar dari service center dan tiba-tiba tidak ada rem di jalan raya!! Ini hampir merenggut nyawaku!!,” tulisnya dikutip dari The Sun Malaysia, Senin (22/4/2024).
Menanggapi hal ini, Chery Malaysia sebenarnya telah berusaha menangani masalah tersebut.
Chery Malaysia mengaku telah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap mobil Jess, termasuk pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaga inspeksi kendaraan Malaysia.
Rumah Mewah Andika Perkasa Jadi Sorotan, Ternyata Simpan Mobil Mewah Bisa Angkut 14 Penumpang
Baca Juga: Wuling Rajai Pasar Mobil Listrik Indonesia di Kuartal I 2024, Chery Melesat Kencang
Hasilnya, tidak ditemukan masalah pada sistem rem kendaraan SUV itu. Mereka juga menyatakan bahwa mobil Jess aman untuk dikendarai.
Meskipun hasil inspeksi menunjukkan bahwa mobil Jess aman, namun ia tetap meragukannya dan mengatakan bahwa masih mengalami masalah rem pada mobilnya.
Terjadi Juga di Australia
Masalah sistem pengereman pada Chery Omoda 5 yang di Malaysia rupanya juga pernah terjadi di Australia.
Berdasarkan laporan, tahun ini total ditemukan sebanyak 5.901 unit Chery Omoda 5 yang mengalami masalah pada sistem pengereman yang berujung pada penarikan massal atau recall.
Masalahnya terdapat pada kebocoran minyak rem akibat sekrup yang tidak terpasang dengan benar. Sejuah ini belum terdapat laporan apakah mobil yang dipasarkan di Australia sama dengan yang ada di Malaysia.
Berita Terkait
-
Komponen Kaki-kaki Lepas L8 Patah saat Test Drive, Pakar: Investigasi dan Umumkan ke Publik!
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
-
Tak Lagi Numpang, Chery Targetkan Punya Pabrik Sendiri Tahun Depan
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?
-
Daihatsu Feroza Berapa CC? Segini Harganya di 2025, Masih Gagah Buat Retro Style!
-
6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
-
Pilih Mana? Ini Perbedaan Harga, Spesifikasi, dan Fitur Mitsubishi Xpander vs Xpander Cross 2026!
-
Diskon Opsen Turun, Harga LCGG Daihatsu Berpotensi Naik Hingga Rp 8 Juta
-
Lebih Murah dari M6 dan Cloud EV, Harga Mobil Listrik Polytron Mulai Berapa?
-
Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan
-
Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid