Suara.com - Para penggemar otomotif pasti sudah tak asing lagi dengan BYD, produsen mobil listrik asal Tiongkok yang tengah naik daun. Kabar terbaru menyebutkan bahwa BYD tengah menjajaki kemungkinan untuk membuka pabrik mobil listrik di Turki!
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Perindustrian dan Teknologi Turki, Fatih Kacir. Beliau menyatakan bahwa pemerintah Turki sedang berdiskusi dengan sejumlah produsen mobil listrik Tiongkok, termasuk BYD, Chery, SAIC, dan Great Wall.
"Kami ingin segera menyelesaikan pembicaraan ini. Kami telah mencapai kemajuan yang signifikan," ujar Kacir, dilansir dari Carscoops.
Mengapa Turki Menarik BYD?
Ada beberapa alasan mengapa Turki menjadi lokasi yang menarik bagi BYD untuk membangun pabrik barunya.
Pertama, Turki memiliki perjanjian uni bea cukai dengan Uni Eropa. Ini artinya, mobil listrik yang diproduksi di Turki dapat dengan mudah diekspor ke negara-negara Uni Eropa tanpa hambatan pajak.
Kedua, pasar mobil listrik di Turki sendiri sedang bertumbuh pesat. Pada tahun 2023, mobil listrik berhasil menguasai 7.5% dari total penjualan mobil baru di Turki. Angka ini diperkirakan akan melonjak hingga 30.4% pada tahun 2032.
Keuntungan Ganda bagi BYD
Bagi BYD, membangun pabrik di Turki tentunya akan memberikan keuntungan ganda.
Baca Juga: Jadi Pemain Berlabel Timnas, Nilai Transfer Rizky Ridho Bisa Beli Dua Mobil Listrik BMW i5 Sekaligus
Selain bisa memasok ke pasar Eropa dengan mudah, mereka juga bisa memanfaatkan insentif khusus yang ditawarkan pemerintah Turki terkait investasi baterai.
BYD Eropa Butuh Pabrik Tambahan
Direktur pelaksana BYD Eropa, Michael Su, sebelumnya telah menyatakan minatnya untuk membangun pabrik kedua di Eropa. Pabrik ini akan melengkapi pabrik mereka yang sedang dibangun di Hungaria.
Bloomberg menilai bahwa investasi tambahan di Eropa dapat membantu BYD menghindari potensi bea masuk tinggi yang mungkin diterapkan Uni Eropa.
Berita Terkait
-
Jadi Pemain Berlabel Timnas, Nilai Transfer Rizky Ridho Bisa Beli Dua Mobil Listrik BMW i5 Sekaligus
-
Datang ke Indonesia, Elon Musk Malah Tak Gunakan Tesla, Mobil Jepang Ini Jadi Tunggangannya
-
Panasonic Bocorkan Alasan Tesla Kalah Saing dari Mobil Listrik China, Ini Sebabnya
-
Revolusi Baterai Mobil Listrik China, Isi Daya 10 Menit, Bisa Tempuh Ratusan Kilometer
-
Penjualan Mobil Hybrid Terus Tumbuh Meski Tanpa Insentif Pemerintah, Toyota Mendominasi
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid
-
Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang
-
Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap
-
Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan