Suara.com - Pabrikan otomotif raksasa, Honda, semakin memantapkan langkahnya menuju masa depan. Mereka baru saja mengumumkan fokus kuat pada elektrifikasi, tak terkecuali untuk lini motor berkapasitas kecil!
Dalam sebuah paparan bisnis baru-baru ini seperti dilaporkan oleh MCN, Honda menyebut kendaraan listrik (EV) sebagai "solusi paling efektif untuk produk mobilitas kecil seperti sepeda motor."
Ini tentunya menjadi kabar gembira bagi para pecinta motor, khususnya yang penasaran dengan kehadiran motor listrik Honda.
Lebih lanjut, Honda menargetkan agar pada tahun 2040, seluruh penjualan kendaraan global mereka berasal dari kendaraan listrik murni (EV) dan kendaraan listrik sel bahan bakar (FCEV).
Meski pengumuman ini lebih condong ke ranah produksi mobil, menariknya tak ada perbedaan yang disebutkan untuk divisi pembuatan motor mereka.
Honda semakin serius dengan komitmennya. Pabrikan asal Jepang ini mengumumkan rencana investasi sebesar 10 triliun yen (sekitar 140 triliun rupiah) selama satu dekade ke depan, khusus untuk pengembangan kendaraan listrik.
Ini jelas menandakan upaya Honda untuk menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil secara bertahap.
Lalu, apa arti semua ini bagi pecinta motor Honda? Mungkinkah kita akan segera melihat Beat listrik atau skutik futuristis bertenaga hidrogen? Peluangnya terbuka lebar!
Honda dikenal sebagai pelopor teknologi inovatif di dunia roda dua. Mereka memiliki motor legendaris seperti Honda Super Cub dan Honda Supra series yang melegenda di Indonesia.
Baca Juga: Suzuki Tinggalkan MotoGP, Beralih ke Motor Trail Listrik?
Akankah mereka kembali menciptakan gebrakan dengan motor listrik atau motor hidrogen yang ramah lingkungan?
Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari Honda. Yang pasti, masa depan industri motor nampaknya semakin menarik dengan kehadiran teknologi ramah lingkungan. Akankah Honda menjadi pemimpin di era baru ini?
Berita Terkait
-
Suzuki Tinggalkan MotoGP, Beralih ke Motor Trail Listrik?
-
Riset: Pertumbuhan Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Bergantung Infrastruktur Pengisian Baterai
-
Nissan Putuskan Stop Produksi Mobil Bensin Demi Fokus ke Kendaraan Listrik
-
Electrum H3 Diluncurkan, Harga Mulai Rp 15 Jutaan
-
Waspadai Oli Palsu! Begini Cara Membedakan Oli AHM dan Yamalube Asli
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?
-
7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya
-
Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global