Suara.com - Kecelakaan di jalan raya kerap kali terjadi akibat manuver mendahului yang tidak tepat. Apalagi jika pengendara berkendara dengan perasan buru-buru seperti berangkat kerja atau menghadiri suatu kegiatan yang sudah mepet waktu, hal ini bisa membahayakan.
Demi keselamatan bersama, penting bagi pengendara untuk memahami tips aman mendahului pengendara lain. Berikut beberapa 4 poin penting yang perlu diperhatikan:
- Pastikan Posisi Gigi Persneling Tepat
Posisi gigi persneling memainkan peran penting dalam akselerasi kendaraan. Saat hendak mendahului, turunkan gigi persneling untuk mendapatkan tenaga ekstra. Hindari memaksakan diri mendahului dengan gigi tinggi.
- Fokus dan Perhatikan Kondisi Lalu Lintas
Saat berkendara, fokuslah sepenuhnya dan tingkatkan konsentrasi. Perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar sebelum memutuskan untuk mendahului. Hindari mendahului di tikungan atau persimpangan jalan karena berisiko tinggi dan memiliki blind spot yang luas.
- Analisis Perilaku Pengendara Lain
Sebelum mendahului, perhatikan perilaku pengendara di depan. Apakah mereka memberi ruang untuk mendahului? Pertimbangkan untuk mendahului dari sisi kanan, bukan hanya terpaku pada sisi kiri.
- Jangan mendahului di persimpangan jalan dan tikungan
Ketika hendak mendahului kendaraan lain pastikan tidak ada persimpangan jalan di depan. Karena resiko bahaya akan semakin besar dan butuh analisa berkendara yang tinggi.
Selain itu akan banyak terdapat blindspot area di persimpangan jalan. Selain itu, mendahului kendaraan lain di tikungan juga beresiko kecelakaan dikarenakan gaya traksi atau daya cengkeram ban motor akan semakin kecil saat kita menikung atau berbelok sehingga akan berpengaruh dalam hal keseimbangan sepeda motor yang kita kendarai.
“Kepentingan keselamatan berkendara harus di atas kepentingan lainnya saat berada di jalan raya” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.
Baca Juga: Ada Wacana Pembatasan Iklan Kendaraan Bensin Demi Transisi Kendaraan Listrik
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia