Suara.com - Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, baru-baru ini mengubah pandangannya tentang mobil listrik setelah mendapatkan dukungan dari CEO Tesla, Elon Musk.
Meski sebelumnya dikenal sebagai kritikus vokal terhadap kendaraan listrik (EV), Trump kini merasa harus mendukung teknologi ini. Namun, dukungannya tidak sepenuhnya tanpa syarat.
Dalam sebuah pidato di Georgia, Trump menyatakan bahwa ia “tidak punya pilihan” selain mendukung mobil listrik karena dukungan kuat dari Elon Musk, menurut laporan Carscoops.
Namun, ia menegaskan bahwa mobil listrik hanya seharusnya menjadi “sebagian kecil” dari industri otomotif yang lebih luas.
Trump masih percaya bahwa berbagai jenis kendaraan, termasuk yang berbahan bakar bensin dan hibrida, harus tetap ada di pasar.
Kritik Terhadap Kebijakan Biden
Trump juga mengkritik kebijakan pemerintahan Joe Biden yang mendorong penggunaan mobil listrik secara masif.
Ia berjanji akan mencabut mandat yang mewajibkan produksi kendaraan listrik jika terpilih kembali sebagai presiden.
Trump berpendapat bahwa kebijakan ini dapat merugikan industri otomotif Amerika dan menguntungkan China.
Baca Juga: Pabrikan Mobil 'Gigit Jari', Pemerintah Batal Berikan Insentif Mobil Hybrid
Pandangan Sebelumnya
Sebelum mendapatkan dukungan dari Musk, Trump sering menyebut mobil listrik sebagai “hoax” dan mengklaim bahwa mereka akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran di Amerika Serikat.
Ia juga pernah menyatakan bahwa “kegilaan mobil listrik” adalah salah satu cara para pemimpin politik berusaha menghancurkan Amerika.
Masa Depan Mobil Listrik di Bawah Trump
Meski Trump kini mendukung mobil listrik, visinya tetap berbeda dengan para pendukung EV lainnya.
Ia ingin melihat keberagaman dalam jenis kendaraan yang tersedia di pasar, tanpa ada paksaan untuk beralih sepenuhnya ke mobil listrik.
Berita Terkait
-
Pabrikan Mobil 'Gigit Jari', Pemerintah Batal Berikan Insentif Mobil Hybrid
-
Fitur Autopilot Tesla Bikin Geger, Satu Keluarga Ajukan Gugatan
-
Spesifikasi Lengkap Mobil MPV Listrik BYD M6, Pertama di Indonesia
-
Samsung Ciptakan Baterai Spek 'Monster': Jarak Tempuh 900 Km, Tahan 2 Dekade
-
Tes Drive BYD M6 ke Bandung: Menikmati Mobil Listrik 7 Penumpang Pertama Indonesia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?