Suara.com - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menegaskan pentingnya memahami urutan yang benar saat memarkir mobil bertransmisi otomatis (matic) untuk menjaga keamanan dan performa kendaraan.
Ia menjelaskan bahwa langkah yang keliru saat parkir dapat menyebabkan kerusakan pada komponen transmisi dan menurunkan kenyamanan berkendara.
"Urutan parkir yang benar sangat penting untuk mencegah kerusakan pada transmisi, memberikan keamanan ekstra, dan meningkatkan kenyamanan pengemudi," ujar Yannes dikutip dari ANTARA pada Jumat (20/9/2024).
Meski banyak pengemudi matik yang memulai proses parkir dengan langsung memindahkan tuas ke posisi āPā (Parkir), Yannes mengingatkan bahwa hal ini bisa berisiko, terutama jika dilakukan sebelum menarik rem tangan.
Beberapa pengemudi bahkan mengabaikan penggunaan rem tangan dalam kondisi tertentu, padahal rem tangan memegang peranan penting dalam menjaga kendaraan tetap aman di posisi parkir, terutama di permukaan yang miring.
Yannes menjelaskan, prosedur yang tepat dimulai dengan menghentikan kendaraan sepenuhnya dengan menekan pedal rem secara perlahan. Setelah kendaraan berhenti total, pengemudi harus menarik rem tangan terlebih dahulu untuk memastikan kendaraan tidak bergerak.
"Setelah rem tangan ditarik, pindahkan tuas transmisi ke posisi N (Netral) agar mesin dapat idle tanpa memberi beban pada transmisi," tambah Yannes.
Pengemudi kemudian dapat melepaskan pedal rem untuk memastikan kendaraan tetap diam, baru kemudian memindahkan tuas ke posisi P untuk mengunci transmisi.
Melakukan hal sebaliknya, seperti menarik rem tangan saat tuas masih di posisi D (Drive) atau R (Reverse), dapat menyebabkan tekanan berlebih pada transmisi. Tindakan ini, jika dilakukan secara berulang, berisiko merusak komponen transmisi dan mengakibatkan keausan.
Baca Juga: Langsung Gas Mobil Matic Tanpa Dipanasin Dulu, Bolehkah?
Yannes menyarankan agar pengemudi selalu memindahkan transmisi ke posisi N sebelum menarik rem tangan untuk menjaga kondisi transmisi tetap optimal dan menghindari kerusakan jangka panjang.
Dengan mengikuti prosedur yang benar, pengemudi dapat menjaga kendaraan mereka tetap aman dan nyaman saat diparkir, terutama di area dengan kontur jalan yang tidak rata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif