Suara.com - Pabrikan mobil listrik China, BYD tancap gas perluasa layanan purnajual di Indonesia dengan membuka sembilan dealer sekaligus di bawah naungan Arista Group.
Pembukaan dealer baru BYD di Indonesia, berlokasi di area Summarecon, Bekasi. Pembukaan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BYD mendirikan 50 diler di RI hingga akhir 2024.
“Indonesia bukan hanya memiliki (potensi) ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tetapi jadi salah satu yang paling penting,” ucap Liu Xueliang, General Manager BYD Asia Pasifik di Bekasi, Senin (7/10).
Sementara itu Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan, penjualan BYD sepanjang pada bulan lalu mencapai 400.000 unit di seluruh dunia dan menandakan produksi 9 juta unit mobil listrik.
Di Indonesia, BYD baru terdokumentasi di Gaikindo pada Juli 2024, yakni pelaporan pertama 2.300 unit dan 2.600 unit.
"Kami berharap Indonesia menjadi strategy country. Memang Untuk bulan lalu kita sedang kalkulasi. Tapi secara demand terus tumbuh," ujarnya, Senin (7/10/2024).
Dia menuturkan untuk angka kontribusi BYD tetap menjadi market leader di segmen kendaraan listrik. Challenging dari demand yang tinggi adalah kemampuan memberikan pelayanan kepada konsumen. Untuk itu, pihaknya terus menambah jaringan dengan target 50 dealer pada 2024.
"Di mana hari ini ada 25 cabang nasional di 13 kota. Sampai akhir tahun diharapkan 50 dealer secara nasional," kata Luther.
Diketahui BYD resmi masuk Indonesia pada awal 2024 dengan memboyong tiga produk mobil listrik sekaligus, yakni Dolphin, Atto 3, dan Seal.
Baca Juga: Rahasia Jelajah Jauh Mobil Listrik: Tembus Jakarta-Semarang Tanpa Isi Ulang
Hanya saja pengiriman unit ke konsumen baru dilakukan pada Juli lalu karena sejumlah kendala.
Tercatat penjualan retail (diler ke konsumen) pada Juli tembus 2.047 unit. Sedangkan di Agustus 2.389 unit.
Dari antara tiga model lain, BYD M6 menjadi kontributor terbesar. Mengingat dari segi banderol memang terbilang kompetitif mulai Rp 379 juta sampai Rp 429 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
5 Mobil Listrik Termurah 2026, Alternatif Hemat Tanpa Bensin kalau Harga BBM Naik
-
BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah
-
Terpopuler: 6 Mobil Diesel Bandel dan Awet untuk Jangka Panjang, 5 Motor Honda Super Irit
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal