Suara.com - Badai Helene yang menerjang Florida beberapa waktu lalu tidak hanya meninggalkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga kerugian besar bagi para pemilik bisnis.
Salah satu korbannya adalah Ken Ganley Kia di New Port Richey. Dealer mobil ini mengalami kerugian mencapai $28-$30 juta (setara dengan sekitar Rp436.380.000.000-Rp467.550.000.000).
Kerugian tersebut mencakup hampir 700 unit mobil milik mereka hancur akibat banjir.
Ketika Badai Helene melanda, dealer Ken Ganley Kia di New Port Richey terendam banjir hingga setinggi lebih dari empat kaki.
Hal ini mengakibatkan kerusakan parah pada sebagian besar mobil yang ada di dalam dealer, termasuk 660 unit mobil baru dan 12 unit mobil pelanggan.
Dampak Luas pada Pasar Mobil
Selain Ken Ganley Kia, banyak dealer dan bisnis lainnya di Florida yang mengalami kerugian akibat Badai Helene. Hal ini berdampak pada pasar mobil secara keseluruhan, terutama di wilayah yang terkena dampak banjir.
Mobil-mobil yang rusak akibat banjir seringkali memiliki masalah tersembunyi yang dapat mengganggu pemiliknya di masa depan.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemilik bisnis di daerah rawan bencana. Meskipun tidak dapat sepenuhnya dihindari, dengan persiapan yang baik dan asuransi yang memadai, kerugian dapat dikurangi.
Baca Juga: Perang Dagang Memanas: China Naikkan Tarif Impor Mobil Eropa
Belajar dari Helene
Apa yang mesti diperbuat jika ada musibah angin ribut di Indonesia? Sebelum angin ribut datang, pastikan mobil Anda dalam kondisi prima.
Parkirlah di tempat yang aman, jauh dari pohon besar, papan reklame, atau bangunan yang rapuh. Periksa kondisi ban, tekanan angin, dan wiper untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.
Tutup rapat semua jendela dan pintu mobil. Pantau terus prakiraan cuaca untuk mengetahui perkembangan situasi.
Saat angin ribut menerjang, hindari berkendara jika memungkinkan. Jika terpaksa harus keluar, kurangi kecepatan, jaga jarak aman dengan kendaraan lain, dan nyalakan lampu utama.
Berhati-hati terhadap objek-objek yang mungkin terbawa angin, seperti ranting pohon atau puing-puing. Setelah angin reda, periksa kembali kondisi mobil Anda secara menyeluruh.
Berita Terkait
-
Perang Dagang Memanas: China Naikkan Tarif Impor Mobil Eropa
-
Toyota Luncurkan Cartridge Hidrogen Portabel, Solusi Cerdas Sebagai Alternatif Gas 3 Kg
-
Operasi Badai Al-Aqsa Dinilai Jadi Fenomena Unik, Awal dari Perubahan Wajah Timur Tengah?
-
Ridwan Kamil, Satu-satunya Cagub Jakarta yang Punya Mobil Listrik
-
Toyota Tunda Produksi Mobil Listrik, Ada Apa?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Ngidam KLX di 2026? Intip Harga Motor Kawasaki di Indonesia per Januari
-
Jadi Pilihan Dokter Tirta: Apa yang Spesial dari Mazda 6 Estate? Segini Harga dan Konsumsi BBM-nya
-
Apakah Daihatsu Sirion 2015 Layak Dibeli di 2026? Mesin Setangguh Xenia, Harga di Bawah 90 Juta
-
5 Mobil Keluarga 7 Seater Paling Jempolan, Beli di Awal Tahun Lebih Untung
-
5 Mobil Listrik dengan Aura Jeep Rubicon, SUV Gagah ala Off-Road yang Tangguh
-
Bosan dengan Supra? Ini 5 Motor Bebek yang Mesinnya Bandel dan Penuh Gaya
-
Harga Mepet Agya Baru, Performa Rasa Destinator: Intip Harga Wuling Almaz Bekas dan Pajaknya
-
Daihatsu Bego Ini Mobil Apa? Mesin Bandel Mudah Dirawat, Ini Fakta Uniknya
-
Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
-
Yakin Pilih Veloz Terbaru? Segini Harga Nissan Terra Bekas dan Pajak Tahunannya