Suara.com - Ketika Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Gedung Putih untuk bertemu Presiden Joe Biden, bukan hanya agenda diplomatik yang menarik perhatian, tetapi juga dari kendaraan mewah yang ditunggangi. Kini, ia tak lagi menggunakan mobil China, tetapi sebuah sedan super mewah yang mengawalnya - Mercedes-Maybach S 580 4Matic+.
Mobil berpelat nomor LNF-5020 ini tampil elegan dengan bendera Indonesia dan Amerika Serikat yang berkibar di kedua sisinya.
Mercedes-Maybach S-Class hadir dengan sejumlah inovasi teknologi terdepan. Fitur Active Road Noise Compensation menjadi highlight utama, menghadirkan pengalaman berkendara yang tenang melalui sistem gelombang suara kontra-fase yang diintegrasikan dengan speaker Burmester 4D surround sound system.
Ditenagai mesin V8 4.0L twin-turbo, sedan ini menghasilkan tenaga 496 hp dan torsi 700 Nm. Sistem 4Matic+ all-wheel drive memberikan stabilitas maksimal, dilengkapi teknologi keamanan seperti Pre-Safe Impulse Side dan E-Active Body Control untuk perlindungan optimal.
Kabin didesain dengan standar luxury tertinggi, menghadirkan kursi executive dengan fungsi pijat, sistem hiburan MBUX generasi terbaru, dan ambient lighting yang dapat disesuaikan. Material premium seperti kulit Nappa dan trim kayu eksotis melengkapi kemewahan interior.
Selain itu, mobil ini juga dilengkapi dengan sistem infotainment canggih, termasuk sistem audio 3D dengan speaker bass dari Burmester high-end 4D surround sound system.
Sistem audio 3D ini dapat menampilkan berbagai salinan video dan foto, serta dapat diakses melalui smartphone. Fitur-fitur keamanan tambahan seperti sistem anti-penghancuran mobil dan sistem pengaman roda membuat Mercedes-Maybach S-Class menjadi kendaraan yang sangat aman dan nyaman untuk digunakan.
Soal harga, mobil ini dibanderol mulai dari Rp 7,3 miliar off the road. Jika harga tersebut dikonversikan untuk membeli SUV sekelas Pajero Sport, bisa mendapatkan 12 unit. Untuk harga Mitsubishi Pajero Sport sendiri dibanderol mulai dari Rp 571 jutaan.
Baca Juga: Toyota Kembangkan Perangkat Lunak Berbasis AI Lawan Dominasi Mobil China
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli